Notifedia.com, Parepare – Kegiatan hiburan dan konser yang digelar di Lapangan Andi Makkasau mulai menuai sorotan dari warga. Pasalnya, sejumlah masyarakat menilai pelaksanaan event yang menghadirkan keramaian besar tersebut diduga minim pengawasan aparat keamanan serta dipertanyakan terkait kelengkapan izinnya. Senin, (11/5/26).
Sorotan itu muncul setelah adanya laporan dugaan aksi pencopetan atau “silet tas” yang dialami salah seorang pengunjung saat berlangsungnya konser dan event di kawasan tersebut. Korban disebut kehilangan dompet di tengah padatnya kerumunan penonton.

Andi salah satu warga menilai, setiap kegiatan yang menghadirkan massa dalam jumlah besar semestinya mendapatkan pengamanan ketat dari aparat terkait, baik dari kepolisian maupun unsur keamanan lainnya.
Apalagi kegiatan tersebut disertai penutupan jalan dan menghadirkan artis atau hiburan yang mampu menarik ribuan pengunjung.
“Kalau event sebesar itu harusnya ada pengamanan jelas. Jangan sampai masyarakat jadi korban karena kurangnya pengawasan,” ujar Andi.
Selain persoalan keamanan, masyarakat juga mempertanyakan legalitas kegiatan yang hampir setiap hari digelar di lokasi tersebut.
Menurut warga, kegiatan konser atau hiburan berskala besar seharusnya mengantongi izin keramaian resmi, termasuk rekomendasi terkait penggunaan fasilitas umum serta penutupan akses jalan.
Warga bahkan menyoroti kemungkinan perlunya izin dari kepolisian tingkat lebih tinggi apabila kegiatan menghadirkan artis atau konser besar. Mereka meminta pihak terkait lebih transparan terkait administrasi dan pengawasan kegiatan yang berlangsung.
“Belum sehari selesai satu event, sudah ada lagi event berikutnya dengan penyelenggara yang sama. Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya, apakah seluruh izinnya benar-benar lengkap,” tambah warga lainnya.

Masyarakat berharap pihak pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan instansi terkait melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan event di ruang publik agar keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap terjamin.

