Notifedia.com, PAREPARE – Perumahan Rezky Mandiri kembali menggelar akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi FLPP bersama Bank BRI di Kota Parepare.
Kegiatan yang berlangsung di kantor Bank BRI tersebut diikuti lebih dari 20 konsumen untuk tahap kedua pembangunan perumahan subsidi tersebut. Rabu, ( 13/5/26).
Direktur Perumahan Rezky Mandiri, Hermansyah, mengatakan akad massal ini menjadi bagian dari percepatan realisasi hunian subsidi bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
“Yang akad hari ini merupakan user tahap kedua Perumahan Rezky Mandiri. Sebelumnya sudah ada beberapa akad, namun kali ini kami agendakan secara massal karena jumlah user sudah lebih dari 20 orang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Perumahan Rezky Mandiri berlokasi di Jalan Lingkar Lanyer, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare. Saat ini pembangunan tahap pertama telah berjalan dengan total lebih dari 200 unit rumah.
“Untuk tahap kedua kami siapkan sekitar 500 unit rumah lagi. Kami optimalkan pembangunan ini agar progresnya terus berjalan dan diharapkan rampung secara bertahap,” jelasnya.
Hermansyah mengungkapkan, sistem pembelian rumah subsidi di Rezky Mandiri cukup ringan dan terjangkau bagi masyarakat. Calon konsumen hanya perlu melakukan booking unit sebesar Rp200 ribu dengan total uang muka Rp3 juta.
“Setelah akad, konsumen baru melunasi sisa DP sebesar Rp2,8 juta,” katanya.
Selain harga terjangkau, pihak pengembang juga menawarkan sejumlah keunggulan bangunan dan fasilitas rumah.
Mulai dari penggunaan pintu utama model double door, lantai granit ukuran 60×60, finishing rapi, hingga tinggi bangunan yang disebut berada di atas rata-rata perumahan subsidi lainnya.
“Untuk dinding kami tetap mempertahankan penggunaan batu bata merah sebagai salah satu kelebihan perumahan kami,” tambahnya.
Rumah subsidi di Perumahan Rezky Mandiri dibangun dengan tipe 36/72, yakni luas bangunan 6×6 meter dan luas tanah 6×12 meter.
Tak hanya itu, dalam program akad massal tersebut, pengembang juga memberikan berbagai bonus dan promo kepada konsumen, seperti kanopi garasi hingga tambahan dinding setengah dapur bagi beberapa unit tertentu.
“Kami juga gratiskan seluruh biaya akad, biaya KPR, balik nama sertifikat, biaya notaris, BPHTB hingga pajak-pajak terkait. Promo ini tetap berlaku sampai Rezky Mandiri tahap dua sold out,” ungkap Hermansyah.
Dalam pelaksanaan akad massal tersebut, pihak pengembang juga menggandeng notaris Edward yang turut hadir mendampingi proses administrasi dan legalitas para konsumen dalam transaksi KPR subsidi FLPP.
Sementara itu, Manajer Kredit Konsumer BRI KC Parepare, Meditry Taufiq Akbar, menegaskan komitmen BRI dalam mendukung program pemerintah terkait penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat.
“Kami selaku perbankan mendukung program pemerintah mewujudkan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Kami siap melaksanakan penyaluran kredit subsidi pada masyarakat khususnya di Kota Parepare,” katanya.
Ia berharap para pengembang perumahan terus berinovasi dan memperluas pembangunan hunian subsidi ke berbagai daerah agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah layak huni.
“Kita berharap pengembang terus menghadirkan perumahan baru, tidak hanya di Parepare tetapi juga ekspansi ke daerah lain agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang memiliki rumah layak huni,” tambahnya.

