Notifedia.com, Yahukimo, Papua Pegunungan – Kepedulian terhadap masyarakat di wilayah terpencil kembali ditunjukkan prajurit TNI yang bertugas di Kabupaten Yahukimo. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) dari Yonparako 462 Pasgat Pos Yahukimo menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di kawasan Bandar Udara Nop Goliat Dekai, Rabu pagi.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian prajurit kepada masyarakat, khususnya warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan akibat kondisi geografis dan medan yang sulit.
Dipimpin Perwira Kesehatan Letda Kes Joko Rohmana, personel Satgas membuka layanan kesehatan dengan memanfaatkan perlengkapan medis lapangan. Sejak pagi, warga mulai berdatangan untuk mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma.
Tidak hanya masyarakat sekitar, pelayanan juga diberikan kepada para pekerja bandara maupun calon penumpang yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan.
Berbagai layanan diberikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemeriksaan kondisi kesehatan, pengecekan denyut nadi, penanganan luka ringan, pemberian vitamin, hingga pemberian obat sesuai dengan kondisi dan keluhan pasien.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat mendapat sambutan positif. Senyum dan sapaan hangat antara prajurit dan warga membuat suasana pelayanan berlangsung penuh keakraban.
Bagi sebagian masyarakat Yahukimo, layanan kesehatan seperti ini memiliki arti penting. Kondisi geografis Yahukimo yang sebagian wilayahnya sulit dijangkau membuat akses menuju fasilitas kesehatan menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari pusat pelayanan.
Komandan Pos Yahukimo, Letda Pas Rifky Nanda, S.Tr.Han., mengatakan bahwa keberadaan prajurit di wilayah penugasan tidak hanya berkaitan dengan aspek pengamanan, tetapi juga bagaimana TNI dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kehadiran kami di tanah ini bukan sekadar mengawasi batas-batas teritorial, melainkan untuk memastikan bahwa setiap denyut nadi saudara-saudara kita di sini berdetak dalam kedamaian dan kesejahteraan,” ujarnya.
Menurutnya, tugas menjaga kedaulatan negara harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat. Pelayanan kesehatan menjadi salah satu cara prajurit membangun kedekatan dan memperkuat hubungan dengan warga di wilayah penugasan.
“Bagi kami, pengabdian bukan hanya soal tugas pertahanan. Membantu masyarakat, memberikan pelayanan dan hadir ketika mereka membutuhkan juga merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara,” tambahnya.
Masyarakat pun menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Kehadiran tenaga medis dari Satgas dinilai membantu warga yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kehadiran TNI di wilayah penugasan tidak hanya berorientasi pada pengamanan wilayah, tetapi juga membawa misi kemanusiaan.
Di tengah keterbatasan akses dan kondisi geografis Yahukimo, langkah sederhana berupa pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat menjadi bentuk kepedulian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Pamtas RI-PNG Yonparako 462 Pasgat Pos Yahukimo menunjukkan bahwa menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia juga dapat diwujudkan melalui pendekatan humanis, kepedulian, serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasan.
