Oknum Pegawai Lapas di Sidrap Ditangkap Timsus Dit Narkoba Polda Sulsel Saat Edarkan Sabu
- 19 Februari 2025 11:52 WITA
- Hukum & Kriminal
- 15
- 95
- Cetak

Sidrap – Tim Khusus (Timsus) Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Dit Narkoba Polda Sulsel) kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Sulawesi Selatan.
Kali ini, seorang oknum pegawai lembaga pemasyarakatan (Lapas) berinisial SA (32) diamankan karena diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran narkoba jenis sabu.
Penangkapan tersebut berlangsung pada Senin, 17 Februari 2025, di Jalan Poros Baranti, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulsel.
Plt Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, AKBP Gany Alamsyah Hatta, membenarkan penangkapan terhadap SA. Ia menyatakan, SA yang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan lembaga pemasyarakatan ditangkap tangan saat sedang bertransaksi sabu dengan petugas yang menyamar.
“Kami telah mengamankan seorang oknum pegawai lapas berinisial SA yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Penangkapan ini hasil pengembangan dari laporan masyarakat yang resah dengan maraknya transaksi narkoba di daerah tersebut,” ujar AKBP Gany dalam keterangannya, Selasa (18/2/2025).
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diperoleh Unit 1 Timsus Dit Narkoba Polda Sulsel. Warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di Jalan Poros Baranti, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, yang diduga kerap menjadi lokasi transaksi narkoba. Menindaklanjuti laporan tersebut, Timsus Dit Narkoba Polda Sulsel segera membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi.
Setelah beberapa hari melakukan pemantauan, tim mencurigai pergerakan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Untuk memastikan dugaan tersebut, salah seorang anggota tim menyamar menjadi pembeli dan mencoba bertransaksi dengan jaringan pengedar yang beroperasi di daerah tersebut.
Pada Senin sore, 17 Februari 2025, sekitar pukul 16.00 Wita, anggota tim yang menyamar akhirnya bertemu dengan SA dan seorang pria lainnya berinisial OB.
Pertemuan tersebut berlangsung di lokasi yang dicurigai sebagai tempat transaksi narkoba. Selang satu jam kemudian, sekitar pukul 17.00 Wita, sebuah mobil Toyota Calya berwarna abu-abu metalik datang ke lokasi.
Mobil tersebut dikendarai seorang pria berinisial PT.PT kemudian menyerahkan sebuah kantong plastik hitam yang diduga berisi sabu kepada SA. Setelah menerima barang tersebut, SA langsung menyerahkan paket tersebut kepada anggota yang menyamar sebagai pembeli.
Saat itulah tim langsung bergerak cepat melakukan penyergapan dan mengamankan SA beserta barang bukti. Sementara itu, dua orang lainnya, OB dan PT, berhasil melarikan diri meskipun telah dikejar oleh anggota di lapangan.
“Kami berhasil mengamankan SA bersama barang bukti berupa tiga saset sabu yang dibungkus plastik bening ukuran sedang. Namun, dua pelaku lainnya, OB dan PT, berhasil melarikan diri,” ungkap Gany.
Dalam proses penggeledahan, petugas menemukan tiga bungkusan plastik bening berisi serbuk kristal putih yang diduga kuat narkotika jenis sabu. Selain itu, diamankan pula sebuah unit handphone merek iPhone yang digunakan SA dalam melakukan transaksi.
Dari hasil interogasi awal di lapangan, SA mengakui bahwa barang haram tersebut diperolehnya dari PT, yang kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). PT diduga merupakan pemasok sabu yang kerap memasok barang terlarang itu kepada SA untuk diedarkan.
“Kami telah menetapkan PT sebagai DPO dan terus memburu keberadaannya. SA sendiri mengakui bahwa sabu tersebut didapatkan dari PT,” jelas Gany.
Usai penangkapan, SA langsung digiring ke kantor Direktorat Narkoba Polda Sulsel di Makassar bersama barang bukti untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga berupaya mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang melibatkan pelaku lainnya.
Akibat perbuatannya, SA dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang dihadapi SA adalah pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp 1 miliar.
“Kami akan terus mendalami kasus ini, termasuk keterlibatan pihak lain. Peredaran narkoba yang melibatkan oknum aparat menjadi perhatian serius bagi kami, karena seharusnya mereka menjadi benteng terakhir melawan peredaran narkotika, bukan justru terlibat di dalamnya,” tegas Gany.
Penangkapan oknum pegawai lapas ini menambah daftar panjang aparat penegak hukum yang terjerat kasus narkotika. Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba telah merambah ke berbagai lini, termasuk lingkungan institusi pemasyarakatan yang seharusnya menjadi tempat pembinaan narapidana.
Polda Sulsel pun menegaskan komitmennya untuk terus memerangi peredaran narkotika tanpa pandang bulu. Penegakan hukum akan diterapkan secara tegas, termasuk jika pelaku berasal dari kalangan aparat sekalipun.
“Kami tidak akan mentolerir siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkotika, termasuk oknum aparat. Perang melawan narkoba harus dilakukan bersama-sama demi menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkotika,” pungkas AKBP Gany.
Penangkapan SA ini mendapat respons beragam dari masyarakat, khususnya warga Sidrap. Sebagian besar warga mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam membongkar jaringan narkoba, namun tak sedikit pula yang merasa prihatin dengan keterlibatan aparat dalam bisnis haram tersebut.
“Kami bersyukur polisi cepat bertindak karena memang daerah itu sering kami dengar jadi tempat transaksi narkoba. Tapi kami juga kecewa karena yang terlibat justru oknum pegawai lapas. Harusnya dia jadi contoh, bukan malah jadi pengedar,” ujar Andi, salah seorang warga Kecamatan Watang Pulu.
Dengan terbongkarnya kasus ini, diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh pihak, terutama aparat penegak hukum, agar tetap menjunjung tinggi integritas dan tidak tergoda dengan bisnis narkotika yang dapat merusak tatanan masyarakat.
Komentar (95)
Rekomendasi Untuk Anda
Bupati Sidrap Paparkan Lonjakan Produksi Pertanian Saat Pangdivif 3 Kostrad Kunjungi Kanyuara
- 10 September 2026 16:52 WITA
Notifedia.com, SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyambut kedatangan Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto dalam rangkaian kegiatan Kostrad Peduli, latihan penerjunan statik, bakti sosial, dan panen raya yang berlangsung di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Kamis (10/9/2026). Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan […]
PENYIMPANGAN ETIKA POLITIK TERSTRUKTUR DALAM PERSPEKTIF PUTUSAN MA
- 8 Oktober 2026 07:10 WITA
Ketika Putusan Pengadilan Dihadapkan pada Kalkulasi Kekuasaan Oleh: AmranPengurus ORDA ICMI Kota Parepare Dalam negara hukum, putusan pengadilan bukan sekadar dokumen yang selesai dibacakan di ruang sidang. Putusan pengadilan merupakan bagian penting dari mekanisme untuk memastikan bahwa kekuasaan tetap berada dalam koridor hukum. Karena itu, ketika Mahkamah Agung (MA) melalui kewenangan hak uji materiil menyatakan […]
Dari Latihan Penerjunan hingga Kostrad Peduli, Pangdivif 3 Kostrad Apresiasi Masyarakat Sidrap
- 10 September 2026 16:57 WITA
Notifedia.com, SIDRAP — Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto, S.E., M.M., M.Han., memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam menjaga sektor pertanian di tengah kondisi cuaca ekstrem dan ancaman El Nino. Hal tersebut disampaikan Pangdivif 3 Kostrad saat menghadiri kegiatan Kostrad Peduli yang dirangkaikan dengan latihan penerjunan […]
LSM Ajatappareng Corruption Watch Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jalan Beton TA 2025 ke Kejari Parepare
- 9 Juli 2026 15:21 WITA
Notifedia.com, PAREPARE – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ajatappareng Corruption Watch (ACW) resmi mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare untuk memasukkan laporan dugaan tindak pidana korupsi pada sejumlah proyek pembangunan jalan beton Tahun Anggaran 2025 yang dikerjakan oleh Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Parepare. Laporan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 01/Lap.Sus/ACW/VII/2026 dengan perihal Laporan Dugaan […]
Antrean BBM di Parepare Mengular Meski Suplai Ditambah, Ini Permintaan Serius Wali Kota Tasming Hamid
- 15 September 2026 21:11 WITA
Notifedia.com, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare (Pemkot Parepare) serius menyikapi persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memimpin rapat monitoring dan evaluasi (Monev) terkait penyaluran BBM dan LPG di Kota Parepare, Senin (14/9/2026). Rapat Monev penyaluran BBM […]
Pemkot Parepare Terima Bantuan Traktor dari Kementerian Pertanian untuk Dukung Modernisasi Pertanian
- 6 Juli 2026 15:20 WITA
Notifedia.com, MAKASSAR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan alat pertanian yang diberikan oleh Kementerian Pertanian melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kota Parepare. Bantuan yang diterima berupa satu unit traktor roda empat yang diharapkan dapat menunjang peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kota Parepare. Ucapan tersebut disampaikan […]
Antween Fest 2026 Dapat Dukungan Wali Kota dan Kapolres Parepare, Panitia Paparkan Konsep Last Memory to R-Ween JR
- 7 Juli 2026 12:38 WITA
Notifedia.com, PAREPARE – Panitia pelaksana Antween Fest 2026: Last Memory to R-Ween JR melaksanakan audiensi bersama Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid dan Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yudha di Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Selasa (7/7/2026). Audiensi tersebut bertujuan untuk menyampaikan konsep serta rangkaian kegiatan Antween Fest 2026 yang akan digelar sebagai bentuk penghormatan […]
Diduga Mobil Box Modifikasi Antre Solar Subsidi di SPBU Ujung Bulu, Jurnalis Alami Intimidasi Saat Melakukan Peliputan
- 22 Juni 2026 17:36 WITA
Notifedia.com, PAREPARE – Aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di SPBU Ujung Bulu, Kota Parepare, kembali menjadi sorotan. Senin, (22/6/26). Dua unit mobil box berkepala merah yang terlihat mengantre untuk mengisi solar menimbulkan kecurigaan karena diduga memiliki modifikasi berbeda dari kendaraan sejenis lainnya. Berdasarkan pantauan di lokasi, kedua kendaraan tersebut sekilas tampak […]

Saat ini belum ada komentar