Beranda » Regional » Skorsing Musda XVI KNPI Parepare Tuai Sorotan, Dua Ketua OKP Nilai Keputusan SC Cederai Mekanisme Sidang

Skorsing Musda XVI KNPI Parepare Tuai Sorotan, Dua Ketua OKP Nilai Keputusan SC Cederai Mekanisme Sidang

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Notifedia.com, Parepare— Penundaan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Parepare kembali menuai sorotan tajam.

Satu ketua organisasi kepemudaan (OKP) dan peserta penuh Musda Muh. Iqbal dari Fokusmaker dan Tenri Wara dari Wira Karya, secara terbuka menyampaikan kekecewaan terhadap keputusan Steering Committee (SC) yang menunda jalannya forum hingga waktu yang belum ditentukan. Selasa, (7/10/25).

Keduanya menilai keputusan tersebut tidak hanya mengundang tanda tanya besar, tetapi juga mencederai mekanisme persidangan resmi yang selama ini menjadi tradisi dalam forum-forum kepemudaan seperti Musda KNPI.

Peserta Penuh OKP Wira Karya, Tenri Wara, menegaskan bahwa proses verifikasi kepesertaan OKP sejatinya tengah berjalan lancar sebelum SC tiba-tiba mengumumkan Skorsing.

“Proses verifikasi kepesertaan OKP sebenarnya sementara berjalan. Yang diverifikasi duluan itu OKP karya. Tapi saat proses berlanjut ke OKP lain, tiba-tiba SC mengambil keputusan penundaan dalam waktu yang tidak ditentukan. Ini lucu dan tidak lazim dalam mekanisme sidang organisasi seperti KNPI,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan tata tertib persidangan, skorsing atau penundaan sidang seharusnya memiliki batas waktu yang jelas.

“Biasanya penundaan itu cuma 2×15 menit atau maksimal 2×30 menit untuk jeda istirahat. Kalaupun diskors untuk dilanjutkan keesokan harinya, biasanya ditetapkan pukul 10.00 pagi. Jadi maksimal 12 jam, bukan tanpa batas waktu,” tegasnya.

Tenri juga menilai alasan penundaan yang dikaitkan dengan keterbatasan waktu tidak dapat diterima.
“Faktanya waktu itu baru menunjukkan pukul 22.30 malam. Dalam forum-forum seperti ini, sidang KNPI atau sidang OKP lainnya biasa berlangsung hingga pukul 01.00 dini hari. Jadi alasan waktu sangat tidak masuk akal,” tambahnya.

Senada, Ketua OKP Fokusmaker, Muh. Iqbal, juga mengkritik keras keputusan SC yang dianggap tidak transparan dan sarat kepentingan. Ia bahkan menduga adanya intervensi dari pihak tertentu yang ingin menggagalkan proses verifikasi kepesertaan karena khawatir legalitas organisasi mereka tidak memenuhi syarat.

“Kalau kita jujur melihat, ini jelas ada intervensi oknum yang takut kalau OKP-nya ikut diverifikasi. Karena SK mereka itu sudah kadaluwarsa. Jadi dengan menunda Musda, mereka berharap bisa mencari celah agar SK lama mereka masih bisa dipakai,” ungkap Iqbal.

Iqbal menegaskan bahwa tindakan seperti itu mencederai semangat demokrasi dan kebersamaan antar OKP di bawah naungan KNPI.

“KNPI seharusnya jadi wadah pembinaan dan kolaborasi pemuda, bukan ajang untuk mempertahankan kepentingan kelompok tertentu. Kalau mekanisme forum saja sudah diintervensi, bagaimana kita bisa bicara tentang regenerasi kepemimpinan yang sehat?” ujarnya dengan nada tegas.

Keduanya mendesak agar Steering Committee dan Panitia Pelaksana segera memberikan klarifikasi terbuka kepada seluruh peserta Musda terkait alasan penundaan forum. Mereka juga meminta agar tahapan verifikasi kepesertaan OKP dilanjutkan secara transparan dan profesional tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

“Kami ingin Musda ini berjalan jujur, terbuka, dan sesuai mekanisme. Jangan sampai marwah KNPI sebagai wadah pemuda tercoreng hanya karena kepentingan segelintir oknum yang takut kehilangan posisi,” tutup Tenri Wara.

Sebagai informasi, Musda XVI DPD KNPI Kota Parepare sejatinya menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi kepemudaan dan pemilihan arah kepemimpinan baru.

Namun, dinamika internal, verifikasi kepesertaan OKP, serta isu dualisme dukungan disebut-sebut menjadi faktor utama forum ini berjalan alot dan akhirnya ditunda tanpa kepastian waktu.

Komentar (102)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

Harga Cabai Meroket, Pemkot Parepare Intervensi Pasokan dari Daerah Lain Tekan Inflasi

Harga Cabai Meroket, Pemkot Parepare Intervensi Pasokan dari Daerah Lain Tekan Inflasi

  • 23 Oktober 2026 14:44 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE– Di tengah lonjakan harga cabai besar dan cabai kecil (Lombok) yang terjadi di pasar Tradisional Kota Parepare, Pemerintah Kota bergerak cepat melakukan langkah pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan Kota Parepare, Pemkot mendatangkan pemasok dan pasokan cabai langsung dari daerah sentra produksi di luar Kabupaten Enrekang […]

Dari Pengurus untuk Korban, Gepembi Parepare Salurkan Donasi bagi Warga Terdampak Kebakaran

Dari Pengurus untuk Korban, Gepembi Parepare Salurkan Donasi bagi Warga Terdampak Kebakaran

  • 17 Juli 2026 21:31 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gepembi) Kota Parepare dengan menyerahkan bantuan uang tunai kepada korban kebakaran yang terjadi di Kecamatan Ujung, Jumat (17/7/26). Bantuan tersebut disalurkan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya dan menghanguskan dua unit rumah di Jalan Syamsul Bahri, Kelurahan […]

BAHAYA DI BALIK PELONGGARAN JARAK MINIMARKET: SIAPA YANG DIUNTUNGKAN, SIAPA YANG TERPINGGIRKAN?

BAHAYA DI BALIK PELONGGARAN JARAK MINIMARKET: SIAPA YANG DIUNTUNGKAN, SIAPA YANG TERPINGGIRKAN?

  • 7 Oktober 2026 15:29 WITA
  • notifedia

Oleh: AmranWakil Ketua II Bidang Kewirausahaan & Pengembangan Ekonomi Umat ICMI Parepare Wacana pengurangan jarak pendirian pasar modern berjaringan, seperti minimarket, dari 500 meter menjadi 100 meter tidak boleh dipandang sekadar sebagai perubahan angka dalam sebuah regulasi. Di balik perubahan tersebut terdapat persoalan yang jauh lebih besar: bagaimana pemerintah menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi, kemudahan […]

DEKLARASI H. BADRIS SALAM, DUKUNGAN ANGGOTA KORWIL AJATAPPARENG MENGUAT UNTUK REI SULSEL 2026-2029

DEKLARASI H. BADRIS SALAM, DUKUNGAN ANGGOTA KORWIL AJATAPPARENG MENGUAT UNTUK REI SULSEL 2026-2029

  • 10 September 2026 00:00 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, MAKASSAR — Suasana konsolidasi menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan mulai menghangat. Ratusan pelaku usaha pengembang menghadiri deklarasi bakal calon Ketua DPD REI Sulsel, H. Badris Salam (HBS), yang digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu (9/9/2026). Deklarasi tersebut menjadi momentum bagi HBS untuk menyampaikan komitmen dan gagasannya […]

Kemenbud RI Pastikan Dukungan Penuh untuk AMI Awards 2026, Apresiasi 29 Tahun Perjalanan Musik Indonesia

Kemenbud RI Pastikan Dukungan Penuh untuk AMI Awards 2026, Apresiasi 29 Tahun Perjalanan Musik Indonesia

  • 28 Oktober 2026 21:02 WITA
  • HKH

Notifedia.com, MAKASSAR – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud RI) memastikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan. Komitmen tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan RI Fadly Zon saat menghadiri konferensi pers bersama Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha dan Ketua Umum Yayasan AMI […]

Pastikan Dapur MBG Tak Sekadar Siap Masak, Gapembi Parepare Dorong Standar Keamanan Pangan Berbasis HACCP

Pastikan Dapur MBG Tak Sekadar Siap Masak, Gapembi Parepare Dorong Standar Keamanan Pangan Berbasis HACCP

  • 9 Agustus 2026 22:41 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya soal menyediakan makanan dalam jumlah besar, tetapi juga memastikan setiap makanan yang disajikan aman, higienis, dan memenuhi standar pengelolaan pangan. Komitmen tersebut menjadi perhatian serius DPD Gapembi Kota Parepare (Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia). Organisasi ini terus mendorong peningkatan kapasitas pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan […]

PELNI Parepare Klarifikasi Soal Pembayaran Tiket Wajib EDC, Tegaskan Ada Banyak Pilihan Pembayaran

PELNI Parepare Klarifikasi Soal Pembayaran Tiket Wajib EDC, Tegaskan Ada Banyak Pilihan Pembayaran

  • 11 Agustus 2026 12:04 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE — Menanggapi pemberitaan terkait keluhan calon penumpang yang mengaku kesulitan membeli tiket kapal PELNI di Kota Parepare, Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Kota Parepare, Hari Santoso, memberikan klarifikasi melalui telpon Whatshap terkait mekanisme pembayaran tiket di kantor PELNI. Senin, 10/8/26. Hari Santoso membenarkan bahwa pembayaran tiket secara langsung di kantor PELNI […]

Pemkot Parepare Jalin Kerja Sama Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Pemkot Parepare Jalin Kerja Sama Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik

  • 13 Oktober 2026 23:00 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare menjalin kerja sama dengan PT Japri Pay Nusantara melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pemanfaatan lahan Barang Milik Daerah (BMD) untuk pemasangan stasiun pengisian daya (charging station) dan stasiun penukaran baterai (battery swap station) V-Green. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Makassar, Selasa (13/10/2026). Kerja sama ini menjadi salah satu […]

×
×