Beranda » Opini » Idul Fitri, Ijtima, dan Kedewasaan Umat dalam Menyikapi Perbedaan

Idul Fitri, Ijtima, dan Kedewasaan Umat dalam Menyikapi Perbedaan

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Amran

Idul Fitri merupakan momentum sakral bagi umat Islam. Ia bukan sekadar perayaan, melainkan ibadah shalat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan pada 1 Syawal, sebagai simbol kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan puasa Ramadan menahan diri dari hawa nafsu serta memperbanyak amal kebaikan.

Namun dalam praktik kehidupan masyarakat, perayaan Idul Fitri kerap diwarnai perbedaan penetapan hari. Sebagian umat melaksanakan lebih awal, sebagian lainnya mengikuti ketetapan berbeda. Fenomena ini sejatinya bukan hal yang keliru, melainkan konsekuensi dari perbedaan ijtihad dalam metode penentuan awal bulan Hijriah.

Sayangnya, perbedaan ini seringkali disikapi secara sempit. Umat yang lebih dahulu melaksanakan shalat Id kerap diberi label tertentu, bahkan dianggap tidak taat kepada pemerintah.

Padahal, Islam sendiri mengajarkan ketaatan dengan prinsip yang bijak sebagaimana firman Allah:
“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah, taatilah Rasul, dan ulil amri di antara kamu.”
(QS. An-Nisa: 59)

Ayat ini tidak dapat ditarik secara parsial untuk menghakimi perbedaan ijtihad, terlebih dalam persoalan yang sejak awal memang berada dalam ruang khilafiyah (perbedaan pendapat).

Perbedaan sebagai Wilayah Ijtihad
Penetapan 1 Syawal merupakan wilayah ijtihad. Hingga hari ini, umat Islam di berbagai negara pun belum memiliki satu kesepakatan tunggal terkait metode penentuannya. Di sinilah pentingnya kedewasaan dalam menyikapi perbedaan.

Secara umum, terdapat dua metode utama yang digunakan:

1. Rukyat (Melihat Hilal)
Metode ini dilakukan dengan mengamati hilal (bulan sabit) secara langsung pada tanggal 29 bulan berjalan. Dasarnya adalah hadis Nabi Muhammad SAW:
“Berpuasalah karena melihat hilal dan berbukalah karena melihatnya. Jika tertutup, maka sempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.”
Metode ini sangat bergantung pada kondisi cuaca, ketajaman penglihatan, serta validitas kesaksian.

2. Hisab Hakiki (Perhitungan Astronomi)
Metode ini menggunakan pendekatan ilmiah melalui perhitungan posisi benda langit. Dalam konsep wujudul hilal, bulan dinyatakan telah masuk secara astronomi jika telah berada di atas ufuk, meskipun belum terlihat oleh mata.

Terdapat tiga syarat utama:
1. Telah terjadi ijtima (konjungsi),
2. Ijtima terjadi sebelum matahari terbenam,
3. Bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam, meskipun sangat tipis.

Pendekatan ini menekankan presisi ilmiah tanpa menafikan nilai rukyat, melainkan memperluas pemahaman terhadap fenomena alam.

Negara dan Netralitas dalam Ijtihad
Dalam khazanah fikih, terdapat empat mazhab besar yang diakui: Maliki, Hanafi, Syafi’i, dan Hanbali. Jika negara memilih satu pendekatan, maka potensi perbedaan tetap akan ada, karena setiap metode memiliki dasar argumentasi yang kuat.

Oleh karena itu, negara seharusnya bersikap netral dalam wilayah ijtihad. Peran negara lebih tepat pada aspek fasilitasi dan pelayanan, bukan penyeragaman keyakinan dalam perkara yang memang bersifat khilafiyah.

Menetapkan hari libur nasional adalah kewenangan negara, namun memberi ruang bagi umat untuk menjalankan keyakinan ijtihadnya adalah bentuk penghormatan terhadap keberagaman dalam Islam itu sendiri.

Menjaga Ukhuwah, Menghindari Fitnah
Setelah sebulan penuh beribadah, sangat disayangkan jika Idul Fitri justru menjadi momentum lahirnya prasangka, perpecahan, atau bahkan dosa sosial berupa fitnah.

Perbedaan bukanlah ancaman, melainkan keniscayaan. Yang menjadi persoalan bukan perbedaannya, tetapi cara kita menyikapinya.

Sudah saatnya umat Islam menunjukkan kedewasaan dalam beragama bahwa perbedaan metode tidak mengurangi keimanan seseorang, dan tidak pula menjadikannya keluar dari ketaatan.
Idul Fitri sejatinya adalah kemenangan.

Maka kemenangan itu akan terasa sempurna jika dibarengi dengan kelapangan hati, penghormatan terhadap perbedaan, dan komitmen menjaga persatuan umat.

Rekomendasi Untuk Anda

Antween Fest Last Memories 2026 Siap Digelar, Warga Parepare Diajak Ramaikan Tribute To R-Ween JR

Antween Fest Last Memories 2026 Siap Digelar, Warga Parepare Diajak Ramaikan Tribute To R-Ween JR

  • 18 Juli 2026 11:15 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Semangat kreativitas, persaudaraan, dan kebersamaan anak muda kembali hadir melalui Antween Fest Last Memories 2026: Tribute To R-Ween JR yang akan digelar pada Minggu, 26 Juli 2026 di Taman Mattirotasi, Kota Parepare. Festival yang diinisiasi oleh Pasukan 15 ini dipastikan menjadi salah satu agenda paling dinantikan masyarakat. Beragam kegiatan menarik telah disiapkan […]

HUT ke-81 RI di Parepare Berlangsung Khidmat, Tasming Hamid Pimpin Upacara di Lapangan Andi Makkasau

HUT ke-81 RI di Parepare Berlangsung Khidmat, Tasming Hamid Pimpin Upacara di Lapangan Andi Makkasau

  • 17 Agustus 2026 15:26 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kota Parepare berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Upacara dengan tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” digelar di Alun-alun Kota, Lapangan Andi Makkasau, Senin (17/8/2026). Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara diikuti berbagai unsur pemerintahan, TNI, Polri, organisasi kepemudaan, […]

Unhas–UMI Perkuat Kolaborasi Riset AI, Dorong Talenta Digital Sulawesi Selatan

Unhas–UMI Perkuat Kolaborasi Riset AI, Dorong Talenta Digital Sulawesi Selatan

  • 23 September 2026 07:38 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, MAKASSAR — Pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan sains data di Sulawesi Selatan mulai diarahkan pada kolaborasi yang lebih luas antara dunia riset dan pendidikan tinggi. Langkah tersebut ditandai dengan pertemuan antara Ketua Tim Riset Data Science and Artificial Intelligence (DSAI) Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Armin Lawi, S.Si., M.Eng., dengan Dekan Fakultas Ilmu […]

RSUD Nene Mallomo Tanggapi Temuan BPK Terkait Belanja Makanan Pasien

RSUD Nene Mallomo Tanggapi Temuan BPK Terkait Belanja Makanan Pasien

  • 8 September 2026 10:45 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, SIDRAP – UPT RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memberikan tanggapan resmi terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengenai pengelolaan belanja makanan dan minuman pasien Tahun Anggaran 2024 hingga 2025. Tanggapan tersebut disampaikan menyusul permintaan klarifikasi dari Kembar Ogi News.com atas sejumlah catatan yang termuat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI. […]

Pemkot Parepare Terima Bantuan Traktor dari Kementerian Pertanian untuk Dukung Modernisasi Pertanian

Pemkot Parepare Terima Bantuan Traktor dari Kementerian Pertanian untuk Dukung Modernisasi Pertanian

  • 6 Juli 2026 15:20 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, MAKASSAR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan alat pertanian yang diberikan oleh Kementerian Pertanian melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kota Parepare. Bantuan yang diterima berupa satu unit traktor roda empat yang diharapkan dapat menunjang peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kota Parepare. Ucapan tersebut disampaikan […]

KLARIFIKASI PENGAWAS SPBU 74.911.53 KILOMETER 3 PAREPARE TERKAIT INSIDEN ANTREAN PENGISIAN BBM

KLARIFIKASI PENGAWAS SPBU 74.911.53 KILOMETER 3 PAREPARE TERKAIT INSIDEN ANTREAN PENGISIAN BBM

  • 25 Juni 2026 12:10 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Pengawas SPBU 74.911.53 Jalan Jenderal Ahmad Yani Kilometer 3 Kota Parepare, Ibu Ani, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai dugaan insiden di area SPBU pada Rabu (24/6/2026). Menurut Ibu Ani melalui telpon yang di hubungi oleh jurnalis Notifedia mengatakan peristiwa tersebut berawal saat stok BBM yang tersedia di SPBU dalam kondisi […]

Polres Sidrap dan Brimob Bantu Petani, Selamatkan Sawah dari Ancaman Gagal Panen

Polres Sidrap dan Brimob Bantu Petani, Selamatkan Sawah dari Ancaman Gagal Panen

  • 10 Agustus 2026 13:59 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, SIDRAP — Ancaman gagal panen akibat kemarau panjang mulai menghantui sejumlah petani di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Sidrap bersama Batalyon B Sat Brimob Polda Sulawesi Selatan turun langsung membantu petani dengan memasok air ke lahan persawahan. Bantuan tersebut dilakukan di sejumlah petak sawah yang berada di Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, […]

Sumur Warga Mengering, PLTU Barru Sulap Air Laut Jadi Bantuan Air Bersih

Sumur Warga Mengering, PLTU Barru Sulap Air Laut Jadi Bantuan Air Bersih

  • 23 September 2026 07:58 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, BARRU — Ketika kekeringan membuat sejumlah sumur warga mulai mengering, keberadaan teknologi pengolahan air laut menjadi salah satu solusi yang dimanfaatkan PLN Indonesia Power UBP Barru. Melalui Water Treatment Plant (WTP) dengan teknologi desalinasi, air laut yang memiliki kadar garam tinggi diolah menjadi air yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional pembangkit listrik. Tak […]

×
×