Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Notifedia
    • Home
    • Regional
    • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Politik
    • Opini
    • Video
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Notifedia
    Home»Uncategorized»SPBU Mambi Disorot: Buka Malam, Tutup Siang Dugaan Penimbunan BBM Picu Desakan Penegakan Hukum
    Uncategorized

    SPBU Mambi Disorot: Buka Malam, Tutup Siang Dugaan Penimbunan BBM Picu Desakan Penegakan Hukum

    notifediaBy notifediaApril 9, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Notifedia.com, Mamasa – Aktivitas operasional SPBU di wilayah Mambi, Kabupaten Mamasa, menuai sorotan tajam. Pasalnya, SPBU tersebut diduga hanya beroperasi pada malam hari dan justru tutup pada siang hari, kondisi yang dinilai tidak lazim dan memicu kecurigaan masyarakat akan adanya praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM).

    Sejumlah warga mengaku heran dengan pola operasional tersebut. Di saat kebutuhan BBM meningkat pada siang hari terutama bagi petani, nelayan, sopir angkutan, hingga pelaku usaha kecil SPBU justru tidak melayani. Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat yang sangat bergantung pada distribusi BBM yang normal dan merata.

    “Kalau siang justru tutup, sementara malam buka, ini menimbulkan tanda tanya besar. Ada apa sebenarnya?” ujar salah seorang warga.

    Situasi ini dinilai sebagai ironi di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas distribusi energi. BBM merupakan kebutuhan dasar yang pengelolaannya diatur ketat oleh negara. Namun di lapangan, dugaan penyimpangan distribusi justru terkesan berlangsung tanpa pengawasan yang optimal.

    Sorotan juga mengarah kepada aparat penegak hukum, khususnya Polres Mamasa, yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas atas dugaan tersebut.
    Publik mempertanyakan peran pengawasan terhadap operasional SPBU yang dianggap tidak berjalan sebagaimana mestinya.

    Secara hukum, pengelolaan dan distribusi BBM diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang menegaskan bahwa praktik penimbunan atau penyalahgunaan BBM merupakan pelanggaran hukum dengan ancaman sanksi pidana.

    Selain itu, amanat Pasal 33 UUD 1945 menegaskan bahwa sumber daya alam, termasuk BBM, harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

    Kondisi ini mendorong Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Mambi (APMM) untuk angkat suara. Mereka menilai dugaan penimbunan BBM tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung pada kehidupan masyarakat serta berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap aparat dan lembaga pengawas.

    Dalam pernyataannya, APMM menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:

    – Mendesak Polres Mamasa segera memeriksa SPBU Mambi yang diduga melakukan penimbunan BBM.
    – Meminta aparat penegak hukum bertindak tegas tanpa tebang pilih.
    – Mendesak adanya transparansi distribusi BBM kepada masyarakat.
    – Meminta pencopotan dan proses hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat.

    APMM menegaskan bahwa BBM adalah hak masyarakat yang tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Jika tidak ada tindakan konkret dari pihak berwenang, mereka menyatakan akan terus melakukan aksi lanjutan hingga ada kejelasan hukum.

    “Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat! Lawan Ketidakadilan!” menjadi seruan yang mengiringi desakan tersebut.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun aparat terkait mengenai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    notifedia
    • Website
    • Instagram

    Related Posts

    Antween Fest Last Memories 2026 Siap Digelar, Warga Parepare Diajak Ramaikan Tribute To R-Ween JR

    Juli 18, 2026

    Dugaan Korupsi Program MBG di Pusat Jadi Sorotan, LSM PAKAR Minta Tata Kelola di Parepare Diaudit

    Juni 5, 2026

    Wali Kota Parepare Buka Peluang Investor Garap Eks Gedung CU di Jalan Bau Massepe

    Januari 22, 2026

    Comments are closed.

    Arsip
    • Agustus 2026
    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    Arsip
    • Agustus 2026
    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.