Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook Instagram
    Notifedia
    FOLLOW Login
    • Home
    • Regional
    • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Politik
    • Opini
    • Video
    Notifedia
    Home»Regional»DPRD Parepare Soroti Tenaga Ahli Kominfo hingga Penertiban PKL dalam Sidang RPJMD
    Regional

    DPRD Parepare Soroti Tenaga Ahli Kominfo hingga Penertiban PKL dalam Sidang RPJMD

    notifediaBy notifediaJuni 10, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share
    Facebook WhatsApp

    Notifedia.com, Parepare – Rapat paripurna penyerahan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Parepare 2025–2029 di Gedung DPRD Parepare berlangsung tegang. Sidang yang digelar pada Selasa (10/6/2025) itu diwarnai sejumlah interupsi dari para legislator.

    Rapat dimulai pukul 10.20 WITA, dihadiri Wakil Wali Kota Parepare Hermanto, serta jajaran pimpinan dan anggota DPRD.

    Penyerahan dokumen RPJMD dari Pemerintah Kota ke pimpinan dewan awalnya berjalan lancar. Namun, ketegangan muncul saat sejumlah anggota DPRD menyampaikan interupsi.

    Legislator Partai Gelora, Asy’ari, mempertanyakan keberadaan 12 tenaga ahli di Dinas Kominfo yang dinilai tidak sesuai aturan.

    “Saya dengar ada 12 tenaga ahli di Kominfo. Ini tidak sesuai dengan Inpres. Apa sebenarnya tupoksi mereka?” ujarnya.

    Sementara itu, anggota DPRD dari PKB, Andi Fudail, menyoroti kebijakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dianggap tidak merata.

    “Penertiban PKL ini jadi perbincangan warga karena tidak merata. Ini harus adil, karena banyak yang berjualan di trotoar,” katanya.

    Situasi kian memanas ketika Wakil Ketua DPRD, Suyuti, menanggapi interupsi dengan menyebut para legislator belum
    “move on” dari Pilkada.
    “Mungkin belum move on dari Pilkada,” ucap Suyuti.

    Pernyataan itu langsung menuai protes keras dari Asy’ari.

    “Itu keliru, Pak! Kalau disebut belum move on dari Pilkada, apa maksudnya? Tolong kata-kata itu ditarik!” serunya dengan nada tinggi.

    Legislator PKS, Sappe, turut menyanggah pernyataan tersebut.

    “Tidak boleh lagi bahas Pilkada, Pak. Kita ini memberi masukan agar tata kelola pemerintahan di Parepare berjalan sesuai aturan, bukan bicara soal Pilkada,” tegasnya.

    Ketegangan akhirnya mereda setelah Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir, mengetukkan palu sidang dan meminta semua pihak menahan diri. Rapat kemudian dilanjutkan dengan agenda pembahasan sesuai jadwal paripurna.

    Dprd kota parepare Humas DPRD Kota parepare Soroti tenaga ahli
    Share. Facebook WhatsApp
    Previous ArticleMaksimalkan Program Cetak Sawah dan Oplah, Bupati Sidrap Gelar Rapat Koordinasi
    Next Article Tak Kenal Lelah, Resmob Polda Sulsel Gelar Patroli Malam Rutin Cegah Aksi Jalanan
    notifedia
    • Website
    • Instagram

    Related Posts

    Kejari Parepare Musnahkan 481 Gram Sabu, Tersangka Didominasi Orang Luar Daerah

    Agustus 28, 2025

    Bupati dan Kapolres Sidrap Lepas 31 Tim IOF Cabang Sidrap

    Agustus 27, 2025

    Target Prestasi di Ajang Pra Porprov, Cabor Balap Motor Parepare Genjot Latihan Fisik Atlet

    Agustus 24, 2025

    ISSI Sidrap Matangkan Persiapan Cross Country di Dua Pitue

    Agustus 24, 2025
    Leave A Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    © 2025 Notifedia.Com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?