Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Notifedia
    • Home
    • Regional
    • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Politik
    • Opini
    • Video
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Notifedia
    Home»Hukum & Kriminal»Oknum Dosen Pelaku Cabul di Minimarket Parepare Resmi Jadi Tersangka
    Hukum & Kriminal

    Oknum Dosen Pelaku Cabul di Minimarket Parepare Resmi Jadi Tersangka

    notifediaBy notifediaMaret 5, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Notifedia.com, PAREPARE – Kasus dugaan perbuatan cabul yang menyeret seorang dosen di Kota Parepare terus berlanjut. Kepolisian Resor Parepare kini telah menetapkan terduga pelaku sebagai tersangka, namun penyidik memastikan tidak melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan karena pertimbangan aturan hukum yang berlaku.

    Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Agus menjelaskan melalui telpon seluler bahwa  keputusan tidak melakukan penahanan terhadap tersangka didasarkan pada ancaman pidana dalam pasal yang disangkakan. Kamis, (5/3/26).

    Menurutnya, penyidik menerapkan dua pasal dalam perkara tersebut, yakni Pasal 414 Ayat (1) huruf a KUHP dan Pasal 6 huruf a Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

    “Untuk tersangka saat ini tidak dilakukan penahanan. Alasannya karena ancaman pidananya maksimal empat tahun dan tidak termasuk dalam pasal pengecualian yang memungkinkan dilakukan penahanan,” ujar AKP Agus saat memberikan keterangan kepada awak media.

    Ia menjelaskan, dalam ketentuan hukum acara pidana, penahanan umumnya dapat dilakukan apabila ancaman pidananya lima tahun atau lebih, kecuali pada beberapa pasal tertentu yang masuk kategori pengecualian.

    “Ancaman pidana di pasal yang kita terapkan ini maksimal empat tahun. Karena itu tidak memenuhi syarat untuk dilakukan penahanan,” jelasnya.

    Meski demikian, polisi memastikan bahwa proses hukum terhadap tersangka tetap berjalan. Untuk sementara waktu, tersangka dikenakan wajib lapor kepada penyidik.

    “Statusnya sekarang sudah tersangka dan sementara dikenakan wajib lapor,” tambahnya.

    AKP Agus juga menegaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima komunikasi resmi dari pihak kampus tempat tersangka mengajar terkait kasus tersebut.

    “Dari pihak kampus sejauh ini belum ada konfirmasi atau komunikasi resmi kepada kami,” katanya.

    Dalam perkara ini, penyidik menerapkan dua dasar hukum. Pertama Pasal 414 Ayat (1) huruf a KUHP, yang mengatur perbuatan cabul dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun 6 bulan atau denda kategori III.

    Kedua Pasal 6 huruf a UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang TPKS, yang mengatur pelecehan seksual fisik dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun dan denda hingga Rp50 juta.

    Kasus ini sebelumnya mencuat setelah seorang perempuan melaporkan dugaan pelecehan seksual yang terjadi di sebuah minimarket di wilayah Lapadde, Kota Parepare. Korban mengaku mengalami tindakan tidak senonoh ketika pelaku diduga menggesekkan bagian tubuhnya dari arah samping dan belakang.

    Saat ini penyidik masih melanjutkan proses pemberkasan perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.
    Polres Parepare menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    cabul Kasat Reskrim Polres Parepare Kota parepare oknum dosen tersangka
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    notifedia
    • Website
    • Instagram

    Related Posts

    Lebih dari 400 Travel Agent Terancam Gulung Tikar, Kerja Sama dengan PELNI Tak Diperpanjang

    September 18, 2026

    SiLPA Rp89 Miliar dan SK Parsial Jadi Sorotan, LSM Minta Pemkot Parepare Buka Dokumen

    September 17, 2026

    Belasan Ribu Jiwa Terancam Narkoba, BNNP Sulsel Ungkap 40 Kasus Sepanjang 2026

    September 16, 2026

    Comments are closed.

    Arsip
    • September 2026
    • Agustus 2026
    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    Arsip
    • September 2026
    • Agustus 2026
    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.