Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook Instagram
    Notifedia
    FOLLOW Login
    • Home
    • Regional
    • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Politik
    • Opini
    • Video
    Notifedia
    Home»Regional»DPRD Parepare Beberkan Penyebab Ditolaknya Program Seragam SMA Gratis Pemkot
    Regional

    DPRD Parepare Beberkan Penyebab Ditolaknya Program Seragam SMA Gratis Pemkot

    notifediaBy notifediaNovember 19, 20251 Komentar2 Mins Read
    Share
    Facebook WhatsApp

    Notifedia.com, Parepare – DPRD Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap alasan menolak usulan anggaran bantuan seragam SMA yang berujung Sekretaris Daerah (Sekda) Parepare Amarun Agung Hamka, walk out dari rapat paripurna. DPRD menilai Pemkot tidak memiliki kewenangan memberikan bantuan seragam ke siswa SMA.

    “Kami minta dianggarkan di (APBD) perubahan sebelum dibuatkan Perwali, dibuatkan nota kesepahaman antara Pemkot Parepare dan Provinsi. Supaya kita semua terlindungi dari regulasi,” kata Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir, Rabu (19/11/2025).

    Menurut Kaharuddin, jika bantuan seragam SMA dianggarkan sebelum ada aturannya maka itu melanggar. Dia mengklaim DPR menolak anggaran bantuan seragam itu untuk melindungi semua pihak termasuk kepala daerah dari dampak hukum.

    “Karena kalau anggarannya duluan kita tetapkan, kemudian regulasinya menyusul, tentu ada kelainan. Kami DPRD setuju dan kami mau melindungi semua, termasuk kami mau melindungi kepala daerah,” bebernya.

    “Karena kalau kapan kita anggarkan sebelum ada regulasinya, sementara ini bukan kewenangan kita, kita melakukan pelanggaran. Jadi, intinya jangan sampai ada yang belok-belok kan ini,” lanjutnya.

    Dia menambahkan DPRD mendukung dari sisi anggaran untuk bantuan seragam SMA tersebut juga regulasinya jelas. Kaharuddin khawatir jika usulan tersebut disetujui akan memicu persoalan hukum di kemudian hari.

    “Kita sudah dengarkan tadi bahwa DPRD setuju, jangankan Rp 2 miliar, biar Rp 3 miliar, kami setuju. Yang penting dibuatkan dulu regulasinya supaya kita semua terbebas dari persoalan hukum,” ungkapnya.

    Kaharuddin juga menanggapi Sekda Parepare, Amarun Agung Hamka yang meninggalkan rapat paripurna. Menurutnya, aksi walk out itu merupakan sikap institusi yang tidak perlu dipermasalahkan.

    “Saya kira sikap walk out dari pemerintah daerah itu tentu ya kami serahkan kepada mereka. Artinya, itu sikap institusi pemerintah daerah dan kami DPRD tidak permasalahkan,” imbuhnya.

    Dprd kota parepare Humas DPRD Kaharuddin Kadir Ketua DPRD Kota parepare
    Share. Facebook WhatsApp
    Previous ArticleKembali di Mediasi: Orang Tua, Guru, Kepala Sekolah SD Negeri 20 Cari Solusi atas Polemik Internal Sekolah
    Next Article AirNav Indonesia Resmi Luncurkan Official Jersey Runway Run 2025, Siap Gelar Ajang Lari Bernuansa Edukasi Keselamatan Penerbangan
    notifedia
    • Website
    • Instagram

    Related Posts

    Wabup Sidrap Terima Kunjungan FKCA Sulsel, Bahas Penguatan Literasi Al-Qur’an

    Januari 2, 2026

    Lahan Eks Pasar Seni Diamankan, Pemkot Parepare Tegaskan Kepastian Hukum Aset Daerah

    Januari 2, 2026

    KNPI Parepare Resmi Dilantik, Agung Nugraha Serukan Akhiri Konflik: “Pemuda Harus Berdaulat”

    Desember 30, 2025

    Rp8 Miliar Hak Guru Terkatung-katung, Publik Desak Pemkot Parepare Buka Data Anggaran

    Desember 26, 2025

    1 Komentar

    1. cashhoardslot on Desember 20, 2025 23:16

      Hey, mates! Had a spin on cashhoardslot. Pretty decent slots, and the payouts seem fair enough. Why not have a try and see? Have a look: cashhoardslot

    Leave A Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    © 2026 Notifedia.Com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?