Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Notifedia
    • Home
    • Regional
    • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Politik
    • Opini
    • Video
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Notifedia
    Home»Hukum & Kriminal»Emosi Memuncak Saat Rekonstruksi, Keluarga Korban Penikaman Tikala Nyaris Kejar Pelaku
    Hukum & Kriminal

    Emosi Memuncak Saat Rekonstruksi, Keluarga Korban Penikaman Tikala Nyaris Kejar Pelaku

    notifediaBy notifediaAgustus 10, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Notifedia.com, TORAJA UTARA – Suasana rekonstruksi kasus penikaman yang menewaskan Elius Sonda Randanan (19) di Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara, berlangsung tegang.

    Emosi keluarga korban memuncak saat melihat langsung para terduga pelaku memperagakan kembali sejumlah adegan dalam perkara tersebut yang berlangsung di Kantor Polres Toraja Utara. Senin, 10/8/26.

    Tak mampu menahan amarah dan rasa kehilangan, salah seorang anggota keluarga korban bahkan sempat berlari mengejar para pelaku yang berada dalam pengawalan petugas.

    Peristiwa tersebut membuat suasana rekonstruksi seketika menjadi tegang. Petugas kepolisian langsung mengamankan situasi agar proses reka ulang tetap berjalan dan tidak terjadi tindakan yang tidak diinginkan.

    Kasus ini bermula dari penemuan jasad Elius di Jalan Poros Tikala-Rantepao, wilayah Kia’ Kayurame, Kecamatan Tikala, pada Minggu dini hari, 19 Juli 2026. Korban sebelumnya diketahui berpamitan pergi ke pasar malam bersama rekan-rekannya.

    Setelah dari pasar malam, Elius sempat singgah di rumah temannya di kawasan Jalan Singki, Rantepao. Ia kemudian berpamitan untuk pulang lebih awal. Namun, korban tidak kunjung tiba di rumah.

    Keluarga kemudian mendapat kabar mengenai penemuan seorang pria meninggal dunia di pinggir jalan. Setelah mendatangi lokasi, keluarga memastikan korban adalah Elius Sonda Randanan dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Toraja Utara.

    Hasil pemeriksaan awal polisi menemukan adanya luka yang diduga akibat senjata tajam. Perkara yang semula diduga sebagai kecelakaan lalu lintas kemudian mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan.

    Polres Toraja Utara kemudian bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku, masing-masing NT (29), YS (23), dan HP (22). Ketiganya ditangkap di kawasan Lembang Pa’bo, Kecamatan Sanggalangi’, tanpa perlawanan.

    Dalam pemeriksaan awal, polisi menyebut dugaan motif sementara berkaitan dengan dendam lama. Namun, penyidik masih mendalami secara menyeluruh peran masing-masing terduga pelaku serta rangkaian kejadian yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

    Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah pisau yang diduga digunakan dalam aksi tersebut. Pisau itu disebut sebelumnya dibuang oleh pelaku di semak-semak sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian dan kemudian ditemukan oleh petugas.


    Selain pisau, penyidik turut mengamankan sejumlah sepeda motor, pakaian yang digunakan para terduga pelaku serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

    Momen keluarga korban yang mengejar para pelaku saat rekonstruksi menjadi gambaran betapa dalamnya luka dan amarah yang dirasakan keluarga atas kepergian Elius.

    Meski demikian, keluarga diharapkan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian agar perkara tersebut dapat diusut secara tuntas dan para pelaku mendapatkan hukuman sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    EliusSondaRandanan PembunuhanTikala PolresTorajaUtara Rekonstruksi Tikala TorajaUtara
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    notifedia
    • Website
    • Instagram

    Related Posts

    Aliansi Masyarakat Parepare Segel Indomaret Nurussamawati, Tenri Wara: Penegakan Perda Jangan Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas

    Juli 13, 2026

    LSM Ajatappareng Corruption Watch Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jalan Beton TA 2025 ke Kejari Parepare

    Juli 9, 2026

    DPRD Parepare Desak Pertamina Benahi Pengawasan Distribusi BBM, Klaim Stok Aman Dinilai Belum Menjawab Antrean di SPBU

    Juni 30, 2026

    Comments are closed.

    Arsip
    • Agustus 2026
    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    Arsip
    • Agustus 2026
    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.