Beranda » Pendidikan » Aksi Demonstrasi Pelajar Mahasiswa HIPMI PARE untuk Pendidikan di Kota Parepare

Aksi Demonstrasi Pelajar Mahasiswa HIPMI PARE untuk Pendidikan di Kota Parepare

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAREPARE, NOTIFEDIA — Puluhan massa Aksi Demonstrasi yang digelar Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Parepare (HIPMI PARE) turun ke beberapa titik yang ada di Kota Parepare.

Mahasiswa tersebut turun karena menilai rapor merah bagi Pendidikan yang ada di Kota Parepare.

Ada 3 titik aksi yang di laksanakan para Mahasiswa yaitu, kantor Dinas Pendidikan, Patung Habibie Ainun, Kantor Wali Kota. Namun untuk titik kita bisa berpindah-pindah ketika responsip dari Pemerintahan tidak ada. Ucap faisal selaku kordinator aksi yang juga Ketua Umum HIPMI PARE. Senin, (3/6/23).

Faisal juga menjelaskan bahwa ia bersama pengurusnya turun karena melihat Pendidikan yang merupakan ujung tombak majunya suatu bangsa dan daerah.

“Bangsa akan menjadi maju apabila memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.”

Dalam menyukseskan pendidikan banyak hal yang harus diperhatikan, diantaranya: kebijakan pemerintah yang memihak kepada masyarakat, anggaran dana pendidikan direalisasikan, visi, misi dan tujuan pendidikan yang jelas, peningkatan profesionalisme guru serta sarana dan prasarana yang memadai. Jelasnya.

“Rapor Pendidikan Publik Kota Parepare Tahun 2022 untuk jenjang SD dan SMP menunjukkan bahwa luaran dalam bentuk capaian pembelajaran terkhusus untuk kemampuan Literasi dan Numerasi berada pada kategori dibawah kompetensi minimum yang artinya kurang 50% siswa telah mencapai batas kompetensi minimum untuk literasi membaca dan numerasi. Hal ini tentunya menjadi center point sebab kebijakan merdeka belajar melalui kurikulum merdeka adalah strategi nyata untuk meningkatkan kedua kemampuan itu, literasi dan numerasi.”

Hal ini tentu tidak terlepas dari proses yang terjadi berdasarkan Rapor Pendidikan Publik Kota Parepare Tahun 2022 jenjang SD yang dimana kualitas pembelajaran yang berada pada level menengah terarah yang kondisi kelas baru mulai untuk kondusif selain itu refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru cenderung pasif yang upaya peningkatan kualitas pembelajarannya sporadis hanya untuk sekedar menyelesaikan tugas.

“Sedangkan pada jenjang SMP ditemukan bahwa proses pembelajaran yang terjadi berada pada kategori menengah satu tingkat di atas dari kondisi pembelajaran di jenjang SD yaitu aktif Kegiatan pengembangan kualitas pembelajaran yang dilakukan belum terstruktur.”

Ditemukan beberapa akar masalah yang terjadi di dunia pendidikan kota Parepare seperti “Guru belum memiliki kompetensi yang sesuai standar terutama pada kompetensi professional dan pedagogic, Kompetensi guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran kurang, Jumlah siswa dan rombel melebihi kapasitas, Pemeliharaan sarana dan prasarana tidak berkala dan berkelanjutan.”

Sungguh ini kondisi darurat Pendidikan di Kota Parepare. Dari data-data yang ada di atas, masihkah kita menganggap bahwa pendidikan di Kota Parepare ini masih oke dan baik-baik saja… ? 

Saya yakin, setelah membuka data yang ada. Pemerintah khususnya dinas pendidikan kota Parepare, harus sadar dan menanggapi serius persoalan ini, tidak hanya sekedar buat program saja yang tidak berlandaskan asas kebutuhan, dan berpikir yang penting ada dana.

Pemerintah daerah kota Parepare khususnya dinas pendidikan harus menjadi fasilitator dan bertanggung jawab atas kondisi pendidikan yang terjadi saat ini.

Belum lagi kondisi pendidikan yang ada di lapangan, terdapat kejadian Ratusan Siswa dan Guru SMPN 9 Parepare Terlantar Usai Pintu Sekolah Disegel oleh Pemilik Lahan lantaran Pemerinrah Kota Parepare tidak mengambil sikap agar permasalahan tersebut segera teratasi. 

Selain itu kasus perundungan yang baru saja terjadi di awal Bulan Juni 2023 di salah satu satuan pendidikan yang ada di Kota Parepare.

Terdapat pula masalah klasik dalam dunia pendidikan yang banyak dialami oleh masyarakat Kota Parepare yaitu biaya pendidikan yang semakin mahal seiring dengan tingginya jenjang yang ditempuh.

Maka dari itu kami memberikan predikat Rapor merah untuk Pendidikan yang ada di kota Parepare.

Kami menuntut Pemerintah daerah Kota Parepare khususnya Dinas Pendidikan Kota Parepare untuk:

1. Melakukan upaya perbaikan mutu pendidikan yang berdasarkan Rekomendasi Pemenuhan mutu jenjang SD dan SMP kota Parepare.

2. Menyelesaikan sengketa lahan SMP Negeri 9 Parepare agar proses pembelajaran tidak lagi terganggu.

3. Mengontrol dan mengawasi secara berkala satuan pendidikan yang ada di kota Parepare untuk menciptakan iklim sekolah yang aman dan terhindar dari kasus perundungan.

4. Menghadirkan program bantuan dana Pendidikan untuk Masyarakat Kota Parepare.

Komentar (13500)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

Pemkot Parepare – KPPU Kolaborasi Ciptakan Iklim Usaha Kompetitif dan Berkeadilan

Pemkot Parepare – KPPU Kolaborasi Ciptakan Iklim Usaha Kompetitif dan Berkeadilan

  • 14 September 2026 21:07 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare (Pemkot Parepare) memperkuat sinergi dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI Kanwil VI Makassar dalam mengawal persaingan usaha yang sehat sekaligus memastikan kemitraan yang adil bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal itu mengemuka saat Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menerima kunjungan rombongan KPPU RI Kanwil VI […]

Sumur Warga Mengering, PLTU Barru Sulap Air Laut Jadi Bantuan Air Bersih

Sumur Warga Mengering, PLTU Barru Sulap Air Laut Jadi Bantuan Air Bersih

  • 23 September 2026 07:58 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, BARRU — Ketika kekeringan membuat sejumlah sumur warga mulai mengering, keberadaan teknologi pengolahan air laut menjadi salah satu solusi yang dimanfaatkan PLN Indonesia Power UBP Barru. Melalui Water Treatment Plant (WTP) dengan teknologi desalinasi, air laut yang memiliki kadar garam tinggi diolah menjadi air yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional pembangkit listrik. Tak […]

Polres Sidrap dan Brimob Bantu Petani, Selamatkan Sawah dari Ancaman Gagal Panen

Polres Sidrap dan Brimob Bantu Petani, Selamatkan Sawah dari Ancaman Gagal Panen

  • 10 Agustus 2026 13:59 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, SIDRAP — Ancaman gagal panen akibat kemarau panjang mulai menghantui sejumlah petani di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Sidrap bersama Batalyon B Sat Brimob Polda Sulawesi Selatan turun langsung membantu petani dengan memasok air ke lahan persawahan. Bantuan tersebut dilakukan di sejumlah petak sawah yang berada di Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, […]

Kejari Parepare Musnakan Barang Bukti, Kasus Narkotika Jadi Perkara Dominan:  Putusan Seumur Hidup

Kejari Parepare Musnakan Barang Bukti, Kasus Narkotika Jadi Perkara Dominan: Putusan Seumur Hidup

  • 31 Agustus 2026 11:33 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE, — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare kembali melaksanakan pemusnahan barang bukti yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau inkrah. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kejari Kota Parepare, Senin (31/8/2026). Pemusnahan ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan Kejari Parepare sepanjang tahun 2026. Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari sejumlah perkara yang telah berkekuatan hukum […]

Berpacu dengan Api, Berhadapan dengan Risiko Hukum: Kegelisahan Sopir Damkar Parepare

Berpacu dengan Api, Berhadapan dengan Risiko Hukum: Kegelisahan Sopir Damkar Parepare

  • 26 September 2026 21:47 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE — Sirene pemadam kebakaran biasanya menjadi tanda bahwa para petugas sedang berpacu dengan waktu. Ketika api mengancam rumah dan keselamatan warga, mobil Damkar dituntut melaju cepat, menembus kepadatan lalu lintas demi menyelamatkan nyawa. Namun di balik suara sirene itu, kini muncul kegelisahan baru di kalangan sopir Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Parepare. […]

Datangi Langsung Lokasi Kebakaran di Cempae, Wali Kota Parepare Beri Dukungan Moril kepada Korban

Datangi Langsung Lokasi Kebakaran di Cempae, Wali Kota Parepare Beri Dukungan Moril kepada Korban

  • 9 Agustus 2026 10:36 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, turun langsung meninjau rumah warga yang terdampak musibah kebakaran di kawasan Sumur Jodoh, Kelurahan Cempae, Kecamatan Soreang, Parepare. (9/8/2026). Dalam kunjungannya, Tasming Hamid menemui langsung para korban, di antaranya Juhena dan Nasaruddin, untuk melihat kondisi pascakebakaran sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang terdampak. Tasming Hamid menyampaikan […]

Dari Pengurus untuk Korban, Gepembi Parepare Salurkan Donasi bagi Warga Terdampak Kebakaran

Dari Pengurus untuk Korban, Gepembi Parepare Salurkan Donasi bagi Warga Terdampak Kebakaran

  • 17 Juli 2026 21:31 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gepembi) Kota Parepare dengan menyerahkan bantuan uang tunai kepada korban kebakaran yang terjadi di Kecamatan Ujung, Jumat (17/7/26). Bantuan tersebut disalurkan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya dan menghanguskan dua unit rumah di Jalan Syamsul Bahri, Kelurahan […]

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Kunjungi RSAB Harapan Kita, Pelajari Pengelolaan Layanan Eksekutif

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Kunjungi RSAB Harapan Kita, Pelajari Pengelolaan Layanan Eksekutif

  • 21 Oktober 2026 19:51 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melakukan kunjungan kerja dan studi inovasi ke Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Kunjungan ini menjadi upaya Pemerintah Kota Parepare untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Andi Makkasau. Dalam kunjungan tersebut, Tasming Hamid didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Andi Makkasau […]

×
×