Notifedia.com, SIDRAP — Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto, S.E., M.M., M.Han., memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam menjaga sektor pertanian di tengah kondisi cuaca ekstrem dan ancaman El Nino.
Hal tersebut disampaikan Pangdivif 3 Kostrad saat menghadiri kegiatan Kostrad Peduli yang dirangkaikan dengan latihan penerjunan statik Yonif 431/Satria Setia Perkasa, bakti sosial, serta kegiatan bersama masyarakat di Kabupaten Sidrap, Kamis (10/9/2026).

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto mengatakan, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Kostrad bukan sekadar pemberian bantuan kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
“Hubungan antara TNI dan masyarakat yang baik merupakan kekuatan yang sangat berharga dalam menjaga persatuan dan kesatuan negara yang kita cintai bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan, sebagai satuan tempur, personel Kostrad tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan profesionalisme tinggi, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat serta memahami kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Pangdivif 3 Kostrad kemudian mengungkapkan pengalamannya saat melihat langsung kondisi pertanian Sidrap dari udara bersama Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.
Menurutnya, dari udara terlihat berbagai infrastruktur pertanian, termasuk titik-titik sumber air yang mampu mengalir hingga ke sejumlah wilayah. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat pertanian Sidrap tetap produktif meski menghadapi tantangan cuaca.
“Kalau di wilayah lain sudah cokelat, ternyata di Sidrap semuanya masih hijau. Saya melihat langsung dan membuktikan bahwa yang selama ini disampaikan tentang titik-titik air di Sidrap memang benar,” ungkapnya.
Mayjen Wulang juga mengapresiasi capaian produksi pertanian Sidrap yang disebutnya mampu mencapai hasil sekitar 11 ton, lebih tinggi dibandingkan daerah lain yang menurutnya berada di kisaran 6 ton.
Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan kepala daerah serta upaya pemerintah dalam memperhatikan kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian.
“Memimpin itu pakai hati. Dan sudah dibuktikan oleh Pak Bupati. Kalau Pak Bupati memimpin pakai hati di sini, hasilnya pasti baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif 3 Kostrad juga menjelaskan bahwa kegiatan Kostrad Peduli merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat.
Ia menyebut bantuan sosial berupa sembako yang diberikan kepada masyarakat merupakan bentuk perhatian Kostrad. Namun, menurutnya, bantuan tersebut tidak sebanding dengan upaya dan hasil pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau saya di sini bersama Pak Bupati memberikan bakti sosial berupa sembako dan sebagainya, menurut saya ini tidak seberapa dibandingkan apa yang sudah dibuat oleh Pak Bupati untuk masyarakatnya,” tuturnya.
Sementara itu, latihan penerjunan statik yang digelar Yonif 431/Satria Setia Perkasa merupakan bagian dari kegiatan rutin Divif 3 Kostrad untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan serta kesiapan prajurit.
Pangdivif 3 Kostrad menjelaskan, Yonif 431 merupakan salah satu satuan yang dipersiapkan untuk tugas penerjunan. Setelah pelaksanaan latihan tersebut, personel Yonif 431 juga dijadwalkan mengikuti kegiatan latihan bersama di Malaysia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar, Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yudha, jajaran pejabat Pemkab Sidrap, jajaran Divif 3 Kostrad, serta masyarakat setempat.
