Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook Instagram
    Notifedia
    FOLLOW Login
    • Home
    • Regional
    • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Politik
    • Opini
    • Video
    Notifedia
    Home»Hukum & Kriminal»Anggaran Bantuan Seragam SMA/SMK di Minta masuk ke APBD 2026, DPRD Parepare Tekan Pemkot Hingga Sekda Walk Out
    Hukum & Kriminal

    Anggaran Bantuan Seragam SMA/SMK di Minta masuk ke APBD 2026, DPRD Parepare Tekan Pemkot Hingga Sekda Walk Out

    notifediaBy notifediaNovember 20, 20252 Komentar2 Mins Read
    Share
    Facebook WhatsApp

    Notifedia.com, Parepare – Rapat Paripurna DPRD Parepare yang membahas laporan hasil Badan Anggaran (Banggar) APBD 2026 berubah menjadi panggung terbukanya kelemahan Pemerintah Kota Parepare dalam memahami aturan pengelolaan keuangan daerah.

    Rapat yang digelar Rabu (19/11/2025) itu berlangsung panas, dipenuhi interupsi, hingga membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Amarun Agung Hamka walk out bersama timnya.

    Langkah walk out itu dinilai sejumlah anggota DPRD sebagai bentuk ketidakmampuan Pemkot memberikan jawaban meyakinkan terkait usulan anggaran bantuan seragam SMA/SMK program yang secara hukum jelas bukan kewenangan pemerintah kota.

    Ketegangan bermula saat Kepala BKD Parepare, Prasetyo, menginnginkan anggota DPRD memasukkan anggaran bantuan seragam SMA/SMK masuk dalam APBD 2026.

    Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir menjawab bahwa laporan itu sudah di putuskan saat pembahsan di banggar DPRD bersama TAPD.

    Interupsi makin mencuat ketika Sekda Amarun Agung Hamka ikut membela usulan tersebut dan mencoba menjelaskan tujuan bantuan seragam sekolah SMA. namun penjelasannya dinilai tidak memenuhi unsur legalitas. DPRD menilai Pemkot justru menunjukkan ketidakhati-hatian dalam mengelola anggaran.

    “Ini bukan sekadar seragam. Ini soal memahami kewenangan. Yang mana merupakan kewenangan Pemprov Sulsel. Kalau Pemkot tetap memaksakan, itu menyalahi aturan, dan risikonya menjadi temuan BPK.” Ujar Kaharuddin Kadir.

    Interupsi kembali di layangkan Kepala BKD namun tidak di persilahkan oleh Ketua DPRD sehingga membuat pihak Pemkot tersudut hingga memilih meninggalkan ruang sidang.

    Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir, dengan tegas menyatakan bahwa Pemkot seharusnya memahami aturan sebelum mengusulkan anggaran.

    Ia menjelaskan:
    SMA/SMK adalah kewenangan provinsi, sesuai UU 23/2014.

    APBD Kota tidak boleh digunakan untuk membiayai urusan provinsi tanpa MoU atau kerja sama resmi.

    Bantuan seragam hanya sah jika dicatat sebagai Belanja Bantuan Keuangan ke Provinsi, bukan langsung ke sekolah.

    “Aturannya sangat jelas. Sangat disayangkan kalau pemerintah kota justru mengusulkan anggaran yang secara kewenangan tidak dapat dipertanggungjawabkan. DPRD tidak bisa menyetujui sesuatu yang melanggar regulasi.” tegas Ketua DPRD saat bertemu rekan-rekan Jurnalis.

    DPRD menilai tindakan Pemkot yang mencoba memasukkan anggaran seragam tanpa dasar hukum yang kuat dapat menimbulkan sejumlah risiko:

    Potensi temuan BPK karena melakukan belanja di luar kewenangan.

    Kerugian keuangan daerah bila dipaksakan tanpa kerja sama resmi.

    Ketidaktepatan perencanaan APBD yang berpotensi menggangu struktur belanja lainnya.

    “DPRD hadir untuk menjaga agar APBD Parepare tidak salah arah. Jika Pemkot membuat usulan yang menabrak aturan, sudah pasti akan kami koreksi.”

    Keputusan Sekda Amarun Agung Hamka walk out dari rapat dilihat sebagai bentuk ketidaksiapan Pemkot mempertanggungjawabkan usulan anggarannya di hadapan dewan.

    Beberapa anggota DPRD bahkan menilai walk out tersebut sebagai tindakan menghindar dari tanggung jawab politik dan administratif.

    Anggaran bantuan baju Sekolah SMA APBD 2026 Dprd kota parepare Humas DPRD Kaharuddin Kadir Ketua DPRD Kota parepare
    Share. Facebook WhatsApp
    Previous ArticleAirNav Indonesia Resmi Luncurkan Official Jersey Runway Run 2025, Siap Gelar Ajang Lari Bernuansa Edukasi Keselamatan Penerbangan
    Next Article Sekda Walk Out di Paripurna, Pengamat: “Fatal, Tanggung Jawab RAPBD Terancam Gantung”
    notifedia
    • Website
    • Instagram

    Related Posts

    Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe Dorong Penguatan Pengawasan Pemilu Partisipatif di Parepare

    Desember 6, 2025

    AUF Muslim Store Resmi Dibuka di Parepare, Hadirkan Koleksi Busana Muslim Pria Terlengkap dan Harga Kompetitif

    Desember 4, 2025

    KEBAKARAN GUDANG DALAM KOTA, PETUGAS DAMKAR BERJIBAKU PADAMKAN API DI SURYA MANDIRI

    Desember 4, 2025

    Kodim 1405/Parepare Ambil Peran Sentral dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025 di Parepare

    Desember 4, 2025

    2 Komentar

    1. tài xỉu 66b on November 28, 2025 15:35

      link 66b Đối với người chơi mới, nơi đây mang đến chương trình khuyến mãi nạp tiền lần đầu cực kỳ hấp dẫn. Khi làm thao tác này thì hội viên sẽ nhận được một khoản thưởng tương ứng với tỷ lệ phần trăm trên số tiền nạp, thường từ 50% đến 100%.

    2. slot365 com on Desember 5, 2025 01:33

      đăng ký 66b đã xây dựng được niềm tin lớn từ cộng đồng nhờ chú trọng vào yếu tố an toàn và minh bạch trong mọi khâu vận hành. Với quy trình kiểm soát nghiêm ngặt và công nghệ hiện đại, trải nghiệm của người chơi luôn được bảo vệ tối đa ở mọi khía cạnh.

    Leave A Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    © 2025 Notifedia.Com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?