Notifedia.com, PAREPARE — Brigade Infanteri (Brigif) 11/Badik Sakti kembali menunjukkan jati dirinya sebagai pasukan petarung kebanggaan Sulawesi Selatan. Dipimpin Komandan Brigif 11/BS, Kolonel Infanteri Arif Budi Situmeang, S.I.P., M.Tr. (Han), satuan tersebut disambut secara resmi di Kota Parepare setelah menuntaskan tugas operasi di Papua.

Penyambutan berlangsung dalam apel kehormatan yang dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, serta jajaran pemerintah daerah. Momentum itu menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian prajurit Brigif 11/Badik Sakti dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sabtu, (14/2/26).
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan tugas yang diemban Brigif 11/BS. Ia menilai, kehadiran satuan tersebut merupakan simbol kekuatan dan pengabdian TNI untuk bangsa.
“Kami menyampaikan selamat datang kembali kepada Prajurit Brigif 11/Badik Sakti. Pengabdian para prajurit di medan tugas adalah bukti nyata komitmen TNI menjaga keamanan dan kedaulatan negara,” ujar Tasming.

Ia juga menegaskan, Kota Parepare yang dikenal sebagai kota kecil dengan masyarakat heterogen tetap mampu menjaga suasana aman dan rukun. Menurutnya, stabilitas tersebut tidak lepas dari peran TNI dan Polri sebagai penjaga keamanan negara.
Sementara itu, Danbrigif 11/Badik Sakti Kolonel Infanteri Arif Budi Situmeang mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan satuannya menjalankan misi dan kembali dalam keadaan utuh.
“Yang paling saya syukuri, kami berangkat dan kembali dalam kondisi lengkap. Itu berkat doa keluarga, masyarakat, dan tentunya pertolongan Tuhan,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam operasi di Papua, Brigif 11/Badik Sakti dipercaya memimpin dan mengoordinasikan delapan batalyon tempur. Berbagai tugas berhasil dijalankan, termasuk penguasaan sejumlah titik strategis yang sebelumnya belum pernah ditempati aparat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan operasi bukan hanya diukur dari capaian militer, tetapi dari terciptanya rasa aman dan pendekatan kemanusiaan kepada masyarakat setempat.
“Tujuan utama kami adalah menciptakan kedamaian. Pendekatan kepada masyarakat menjadi kunci dalam setiap penugasan,” tegasnya.
Kolonel Arif juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit Brigif 11/Badik Sakti yang telah menjalankan tugas dengan penuh disiplin, loyalitas, dan semangat juang tinggi.
Acara penyambutan diakhiri dengan ramah tamah dan doa bersama, sebagai bentuk rasa syukur atas kepulangan prajurit Brigif 11/Badik Sakti dari medan tugas serta harapan agar satuan tersebut terus menjadi kebanggaan rakyat dan penjaga kedaulatan NKRI.

