Beranda » Regional » Komunitas 588 dengan PLN UP3 Parepare Bahas Pemadaman Bergilir, Ini Penjelasan Muhammad Akbar

Komunitas 588 dengan PLN UP3 Parepare Bahas Pemadaman Bergilir, Ini Penjelasan Muhammad Akbar

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Notifedia.com, PAREPARE — Rencana aksi unjuk rasa yang sebelumnya dijadwalkan Komunitas 588 terkait pemadaman listrik bergilir di Kota Parepare akhirnya dialihkan menjadi audiensi dengan pihak PLN UP3 Parepare, Kamis (10/9/2026).

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog antara Komunitas 588 bersama sejumlah elemen masyarakat dengan Manager PLN UP3 Parepare, Muhammad Akbar, untuk membahas kondisi kelistrikan yang dalam beberapa hari terakhir dikeluhkan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Muhammad Akbar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena pemadaman bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah.

“Sebelumnya memang dari pihak PLN sendiri kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena sampai saat ini masih terdapat beberapa pemadaman bergilir di beberapa lokasi,” ujar Muhammad Akbar.

PLTU Jeneponto Mengalami Pemeliharaan
Menurut Muhammad Akbar, pemadaman terjadi akibat adanya pemeliharaan pada sistem pembangkitan listrik. Salah satu pembangkit yang mengalami persoalan adalah PLTU Jeneponto, khususnya pada bagian boiler.

Ia menjelaskan, sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan ditopang oleh sejumlah pembangkit, termasuk pembangkit tenaga air dan pembangkit tenaga uap.

“Pemadaman ini sebelumnya memang terjadi karena adanya pemeliharaan ketenagalistrikan di pembangkitan kami. Kemarin yang menjadi pemeliharaan merupakan pembangkit PLTU Jeneponto. Ada pemeliharaan boiler yang mengalami masalah,” jelasnya.

Awalnya, kata dia, pihak pembangkitan memperkirakan proses penyelesaian dapat dilakukan dalam waktu sekitar lima hari.
Namun, saat dilakukan uji coba awal atau test running, masih ditemukan gangguan sehingga pembangkit belum dapat disinkronisasikan dengan pembangkit lainnya.
Kondisi tersebut menyebabkan waktu penanganan menjadi lebih panjang dari estimasi awal.

“Saat menguji coba test running awal masih terjadi gangguan dan belum bisa disinkronisasi dengan pembangkit yang lain. Maka dibutuhkan perpanjangan waktu untuk pemadaman tersebut,” katanya.

Muhammad Akbar mengatakan, PLN telah mengerahkan sekitar 230 personel untuk membantu percepatan penanganan di sisi pembangkitan.

Personel tersebut, kata dia, bekerja secara bergantian mulai pagi, siang hingga malam untuk mempercepat proses perbaikan.

“Kami dari PLN sudah mengerahkan 230 personel untuk mengatasi pemadaman dan memperkuat sisi pembangkitan. Teman-teman di pembangkitan sudah siaga dari pagi, siang sampai malam untuk mengerjakan perbaikan,” ungkapnya.

Terkait durasi pemadaman, ia menjelaskan bahwa pada awal terjadinya gangguan, estimasi pemadaman di setiap lokasi mencapai sekitar empat jam.

Namun setelah dilakukan perbaikan, durasi pemadaman disebut mulai mengalami penurunan menjadi sekitar dua hingga tiga jam.
PLN berharap proses perbaikan pembangkit dapat segera diselesaikan sehingga pemadaman bergilir dapat dihentikan.

Dalam audiensi tersebut, Muhammad Akbar juga menjelaskan bahwa sistem kelistrikan antarpembangkit di Sulawesi saling terkoneksi.
Ketika salah satu pembangkit besar mengalami gangguan dan kehilangan daya sekitar 200 megawatt (MW), PLN harus melakukan pelepasan beban di sisi distribusi untuk menjaga kestabilan sistem.

“Kalau pembangkit yang mengalami gangguan itu kehilangan sekitar 200 megawatt, maka kita juga harus melepas sebesar 200 megawatt di distribusi atau pelanggan untuk menjaga kestabilan sistem,” jelasnya.

Penjelasan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari pihak Komunitas 588 yang mempertanyakan kondisi surplus daya yang sebelumnya disebut masih tersedia dalam sistem kelistrikan Sulawesi.

Masyarakat meminta PLN memberikan penjelasan yang lebih terbuka mengenai kondisi pasokan listrik, khususnya terkait pengaruh musim kemarau dan berkurangnya debit air pada pembangkit tenaga air.

Komunitas 588 Minta Penjelasan Lebih Terbuka
Dalam audiensi, perwakilan Komunitas 588 menilai persoalan pemadaman seharusnya dijelaskan secara menyeluruh kepada masyarakat.

Mereka mempertanyakan apakah pemadaman hanya disebabkan oleh gangguan pada PLTU Jeneponto atau terdapat faktor lain, termasuk kondisi musim kemarau yang berdampak terhadap pembangkit tenaga air.

Masyarakat menilai penjelasan mengenai kondisi alam, apabila memang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pasokan listrik, justru akan lebih mudah diterima apabila disampaikan secara terbuka.

“Kalau memang musim kemarau panjang menyebabkan debit air berkurang dan itu berpengaruh terhadap pembangkitan, sampaikan saja secara jujur kepada masyarakat. Itu lebih rasional untuk diterima,” menjadi salah satu poin yang disampaikan dalam audiensi.

Komunitas 588 juga berharap PLN tidak hanya memberikan penjelasan mengenai gangguan pada salah satu pembangkit, tetapi turut menyampaikan kondisi sistem secara keseluruhan, termasuk kapasitas pembangkitan, kebutuhan beban, pengaruh musim kemarau serta langkah antisipasi ke depan.

Audiensi tersebut akhirnya menjadi forum untuk mempertemukan berbagai pandangan antara masyarakat dan PLN terkait persoalan listrik di Kota Parepare.

Komunitas 588 menegaskan, mereka tidak ingin persoalan tersebut berujung pada konflik, melainkan menginginkan transparansi, kepastian penanganan dan solusi jangka panjang agar pemadaman bergilir tidak terus berulang.

Sementara itu, pihak PLN UP3 Parepare menyatakan akan terus melakukan upaya percepatan penanganan terhadap gangguan pembangkitan dan berharap kondisi kelistrikan dapat segera kembali normal.

Hingga audiensi berlangsung, PLN belum dapat memastikan secara pasti kapan seluruh pemadaman bergilir akan dihentikan karena proses pemulihan pada sisi pembangkitan masih berlangsung.

Rekomendasi Untuk Anda

Putri Kecil dari Timur yang Menjahit Mimpi di Atas Panggung

Putri Kecil dari Timur yang Menjahit Mimpi di Atas Panggung

  • 22 Juni 2026 11:08 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, Makassar – Di balik setiap anak yang tumbuh dengan penuh percaya diri dan mampu mengukir prestasi, selalu ada doa, dukungan, serta kasih sayang yang tak pernah putus dari kedua orang tuanya. Hal itulah yang dirasakan oleh Laode Kurniadi Ali dan sang istri, Fitriani, ketika menyaksikan putri mereka, Waode Louree Tanzeela Mecca, terus menunjukkan bakat […]

Sumur Warga Mengering, PLTU Barru Sulap Air Laut Jadi Bantuan Air Bersih

Sumur Warga Mengering, PLTU Barru Sulap Air Laut Jadi Bantuan Air Bersih

  • 23 September 2026 07:58 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, BARRU — Ketika kekeringan membuat sejumlah sumur warga mulai mengering, keberadaan teknologi pengolahan air laut menjadi salah satu solusi yang dimanfaatkan PLN Indonesia Power UBP Barru. Melalui Water Treatment Plant (WTP) dengan teknologi desalinasi, air laut yang memiliki kadar garam tinggi diolah menjadi air yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional pembangkit listrik. Tak […]

Aliansi Masyarakat Parepare Gelar Aksi Damai Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Program Ini Harus Terus Berjalan

Aliansi Masyarakat Parepare Gelar Aksi Damai Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Program Ini Harus Terus Berjalan

  • 29 Juni 2026 11:56 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Aliansi Masyarakat Parepare menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (29/6/2026). Aksi yang berlangsung di Kota Parepare tersebut di dua titik, Lapangan Andi Makkasau dan DPRD Kota Parepare diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat dengan membawa spanduk dan menyampaikan aspirasi secara tertib. Sejak pagi […]

RSUD Nene Mallomo Tanggapi Temuan BPK Terkait Belanja Makanan Pasien

RSUD Nene Mallomo Tanggapi Temuan BPK Terkait Belanja Makanan Pasien

  • 8 September 2026 10:45 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, SIDRAP – UPT RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memberikan tanggapan resmi terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengenai pengelolaan belanja makanan dan minuman pasien Tahun Anggaran 2024 hingga 2025. Tanggapan tersebut disampaikan menyusul permintaan klarifikasi dari Kembar Ogi News.com atas sejumlah catatan yang termuat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI. […]

Kapolres Sidrap Hadiri Latihan Penerjunan Statik Yonif 431 di Desa Sereang

Kapolres Sidrap Hadiri Latihan Penerjunan Statik Yonif 431 di Desa Sereang

  • 10 September 2026 12:04 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, SIDRAP — Kapolres Kabupaten Sidrap AKBP Indra Waspada Yudha turut menghadiri kegiatan Latihan Penerjunan Statik yang dirangkaikan dengan kegiatan Bakti Sosial dan Pesta Panen di Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Divisi 3 Kostrad dalam meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit. Pada pelaksanaan kali […]

Kejari Parepare Musnakan Barang Bukti, Kasus Narkotika Jadi Perkara Dominan:  Putusan Seumur Hidup

Kejari Parepare Musnakan Barang Bukti, Kasus Narkotika Jadi Perkara Dominan: Putusan Seumur Hidup

  • 31 Agustus 2026 11:33 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE, — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare kembali melaksanakan pemusnahan barang bukti yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau inkrah. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kejari Kota Parepare, Senin (31/8/2026). Pemusnahan ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan Kejari Parepare sepanjang tahun 2026. Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari sejumlah perkara yang telah berkekuatan hukum […]

Wali Kota Parepare Tekankan Pentingnya Kompetensi di Tengah Persaingan Dunia Kerja

Wali Kota Parepare Tekankan Pentingnya Kompetensi di Tengah Persaingan Dunia Kerja

  • 3 September 2026 20:46 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menekankan bahwa kesuksesan tidak datang begitu saja, melainkan dapat diraih melalui usaha, kerja keras, serta niat yang tulus. Hal tersebut disampaikan Tasming Hamid saat menghadiri sekaligus membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi di Auditorium BJ Habibie, Kota Parepare, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta. “Sukses itu tergantung dari […]

Antrean BBM di Parepare Mulai Terurai, Namun Masih Ada SPBU Diduga Belum Terapkan Seluruh Himbauan Pemprov Sulsel

Antrean BBM di Parepare Mulai Terurai, Namun Masih Ada SPBU Diduga Belum Terapkan Seluruh Himbauan Pemprov Sulsel

  • 14 September 2026 15:17 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE — Kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menangani antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai menunjukkan dampak di sejumlah SPBU di Kota Parepare. Salah satunya terlihat di SPBU 74.911.01 yang mengaku telah menerapkan sistem pengaturan pengisian BBM sebagaimana imbauan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel. Senin, 14/9/26 Kebijakan tersebut merupakan tindak […]

×
×