DPRD Kota Parepare Minta Penjelasan KPK Terkait Polemik Penganggaran Seragam Sekolah dan Proses Pengesahan APBD Saat Rakor

Notifedia.com, Parepare – Suasana rapat koordinasi antara Anggota DPRD Kota Parepare dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI berlangsung hangat dan penuh dinamika yang berlangsung di Ruang paripurna DPRD. Selasa, (2/12/25).
Para legislator menyampaikan berbagai persoalan yang muncul dalam proses pembahasan dan pengesahan APBD 2025, khususnya terkait polemik penganggaran seragam sekolah serta ketidakhadiran Wali Kota dalam rapat paripurna pengesahan anggaran.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah anggota DPRD menyampaikan keresahan, kecurigaan, hingga teknis yang dianggap tidak sesuai regulasi, dan meminta pandangan KPK agar tidak terjadi kesalahan prosedur yang dapat berimplikasi hukum.
Anggota DPRD Sappe menjadi salah satu yang paling vokal. Ia mempertanyakan dasar hukum penganggaran seragam SMA–SMK yang menurutnya merupakan kewenangan pemerintah provinsi.

Sappe menjelaskan bahwa DPRD sempat melonggarkan anggaran dari Rp2 miliar menjadi Rp3 miliar, selama regulasi pendukungnya dipenuhi.
Namun, polemik kemudian muncul karena program tersebut disebut-sebut belum disiapkan dalam penganggaran awal, dan pelaksana teknis di lapangan menyebut terjadi kesalahan dalam proses tender.
Bahkan, Sappe mengungkap bahwa beberapa pejabat pelaksana kegiatan (PPK) merasa tertekan dan tidak bersedia melanjutkan proses karena khawatir terseret masalah hukum.
“Kami melihat anggaran yang begitu besar tidak sebanding dengan asas manfaat kepada masyarakat. Jangan-jangan ada ‘udang di balik batu’, bahkan ada yang bilang teknologi pemenangnya sudah siap,” ujar Sappe dalam rapat.
Anggota DPRD Andi Fudail memaparkan kronologi panjang pembahasan APBD 2025, mulai dari konsultasi komisi, pembahasan Banggar, finalisasi, hingga paripurna. Ia menegaskan bahwa seluruh mekanisme formal telah dilalui bersama tim TAPD pemerintah.
Namun kekecewaan muncul ketika Wali Kota dan sebagian jajaran eksekutif tidak hadir pada paripurna pengesahan anggaran.
“Kami sudah undang Wali Kota. Yang hadir hanya Asisten I dan bagian hukum, itu pun bukan untuk pengesahan. Saat hendak masuk ke sesi pengesahan, Wali Kota menyampaikan tidak bersedia hadir. Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya, apakah APBD ini sah atau tidak,” jelas Fudail.
Menurutnya, DPRD menilai proses tersebut sah secara politik karena seluruh prosedur telah dilalui. Namun sebagian pihak menganggap tidak sah karena tidak ada tanda tangan Wali Kota dalam persetujuan bersama.
Husain, anggota DPRD lainnya, kembali menegaskan kebingungan masyarakat terkait absennya pihak eksekutif dalam tahap akhir.

“Rasa-rasanya katanya tidak sah karena tidak terjadi kesepakatan bersama. Bagaimana interpretasi hukumnya? Kami butuh penjelasan,” ujarnya.
Ia juga mempertanyakan praktik penganggaran kegiatan yang ditetapkan terlebih dahulu, sementara regulasi teknis disusulkan kemudian—atau bahkan tidak dilaksanakan sama sekali.
Tri Budi dari KPK memberikan penjelasan teknis mengenai tahapan perencanaan dan penganggaran sesuai aturan.

Ia menegaskan bahwa:
1. Seluruh program harus masuk sejak tahap penyusunan RKPD
Jika seragam sekolah tidak masuk sebagai prioritas sejak awal, mestinya tidak tiba-tiba muncul di pembahasan akhir.
2. KUA–PPAS adalah dasar prioritas anggaran
Bila item seragam sudah masuk pada KUA–PPAS, itu berarti dianggap prioritas oleh DPRD dan pemerintah.
3. Paripurna tanpa eksekutif adalah situasi sensitif
Menurutnya, keabsahan harus diuji berdasar regulasi dan tata tertib DPRD.
4. Jika program dianggap bermasalah, solusi yang tepat adalah audit dan review Inspektorat atau BPKP
Hal ini agar tidak hanya berbasis kecurigaan atau dugaan.
“Dokumen perencanaan dan penganggaran harus konsisten. Kalau ada masalah pada program, jalurnya adalah review aparat pengawasan internal. Rekomendasi APIP nanti menjadi dasar apakah program boleh dilaksanakan atau tidak,” jelas Tri Budi.
Ia menegaskan KPK tidak memberi penilaian sah atau tidaknya APBD, tetapi meminta pemerintah dan DPRD meninjau regulasi internal serta hasil evaluasi gubernur.
Meski diselimuti berbagai polemik, semua anggota DPRD sepakat bahwa prinsip kehati-hatian harus dikedepankan agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran yang dapat merugikan daerah.
“Kami ini tidak pernah lihat uangnya, tiba-tiba bisa jadi tersangka kalau salah tanda tangan. Kami hanya ingin APBD berpihak pada rakyat,” tegas Sappe.
Pertemuan DPRD bersama KPK menghasilkan beberapa poin penting:
KPK memberikan panduan regulatif terkait proses penyusunan dan pengesahan APBD.
DPRD meminta kejelasan hukum atas status pengesahan APBD tanpa tanda tangan Wali Kota.
Polemik seragam SMA–SMK akan ditelaah lebih lanjut melalui mekanisme pengawasan dan audit internal.
DPRD meminta pemerintah daerah lebih transparan terkait dokumen realisasi anggaran dan pelaksanaan kegiatan.
Pertemuan berakhir dengan komitmen bersama untuk menjaga transparansi, mencegah penyimpangan, dan memastikan APBD tetap berpihak kepada masyarakat.
Komentar (136)
Rekomendasi Untuk Anda
DEKLARASI H. BADRIS SALAM, DUKUNGAN ANGGOTA KORWIL AJATAPPARENG MENGUAT UNTUK REI SULSEL 2026-2029
- 10 September 2026 00:00 WITA
Notifedia.com, MAKASSAR — Suasana konsolidasi menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan mulai menghangat. Ratusan pelaku usaha pengembang menghadiri deklarasi bakal calon Ketua DPD REI Sulsel, H. Badris Salam (HBS), yang digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu (9/9/2026). Deklarasi tersebut menjadi momentum bagi HBS untuk menyampaikan komitmen dan gagasannya […]
Parepare Jadi Pusat Persiapan Timnas Sepak Takraw Menuju Asian Games 2026, Pemkot Siap Beri Dukungan Penuh
- 14 Juli 2026 15:42 WITA
Notifedia.com, PAREPARE – Kota Parepare dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Sepak Takraw sebagai bagian dari persiapan Tim Nasional Indonesia menghadapi Asian Games XX Aichi-Nagoya, Jepang, Tahun 2026. Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, secara resmi membuka Pelatnas Sepak Takraw Persiapan Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Kota Parepare, Selasa. (14/7/2026). Dalam kesempatan itu, […]
PELNI Parepare Klarifikasi Soal Pembayaran Tiket Wajib EDC, Tegaskan Ada Banyak Pilihan Pembayaran
- 11 Agustus 2026 12:04 WITA
Notifedia.com, PAREPARE — Menanggapi pemberitaan terkait keluhan calon penumpang yang mengaku kesulitan membeli tiket kapal PELNI di Kota Parepare, Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Kota Parepare, Hari Santoso, memberikan klarifikasi melalui telpon Whatshap terkait mekanisme pembayaran tiket di kantor PELNI. Senin, 10/8/26. Hari Santoso membenarkan bahwa pembayaran tiket secara langsung di kantor PELNI […]
Sekda Parepare Pimpin Pemantauan Distribusi LPG 3 Kg, Pemkot Pastikan Stok Aman dan Awasi Penyaluran
- 4 Agustus 2026 14:54 WITA
Notifedia.com, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Perdagangan, dengan pengawalan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amrung Agung Hamka, turun langsung melakukan pemantauan distribusi LPG 3 kilogram ke sejumlah agen dan pangkalan, Selasa. 4/8/26. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan penyaluran gas bersubsidi tepat sasaran sekaligus menelusuri penyebab meningkatnya kebutuhan LPG 3 kilogram di […]
Unhas Kembangkan Semen dari Limbah Pertanian, Sekam Padi dan Tongkol Jagung Jadi Bahan Utama
- 15 Oktober 2026 15:40 WITA
Notifedia.com, PAREPARE– Inovasi pemanfaatan limbah pertanian menjadi material konstruksi dikembangkan oleh tim peneliti Universitas Hasanuddin (Unhas). Melalui penelitian semen komposit bernama Siseli, limbah sekam padi, tongkol jagung, dan serbuk kayu diolah menjadi bahan pengikat alternatif yang berpotensi digunakan dalam pembangunan infrastruktur. Inovasi tersebut diperkenalkan melalui kegiatan diseminasi yang berlangsung pada Kamis (15/10/2026), di Pudde’e, Kelurahan […]
Dari Latihan Penerjunan hingga Kostrad Peduli, Pangdivif 3 Kostrad Apresiasi Masyarakat Sidrap
- 10 September 2026 16:57 WITA
Notifedia.com, SIDRAP — Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto, S.E., M.M., M.Han., memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam menjaga sektor pertanian di tengah kondisi cuaca ekstrem dan ancaman El Nino. Hal tersebut disampaikan Pangdivif 3 Kostrad saat menghadiri kegiatan Kostrad Peduli yang dirangkaikan dengan latihan penerjunan […]
Tiket di PELNI Parepare Dipertanyakan, Warga Mengaku Dipersulit dan Soroti Harga Travel
- 10 Agustus 2026 12:13 WITA
Notifedia.com, PAREPARE — Pelayanan pembelian tiket kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) di Kota Parepare kembali menjadi sorotan. Seorang calon penumpang mengaku kesulitan mendapatkan tiket kapal Lambelu tujuan Baubau, Sulawesi Tenggara, meski dirinya telah datang langsung ke kantor PELNI untuk membeli tiket dengan harga resmi. Senin, 10/8/26. Calon penumpang tersebut, Roma, awalnya mendatangi kantor PELNI […]
Antween Fest Last Memories 2026 Siap Digelar, Warga Parepare Diajak Ramaikan Tribute To R-Ween JR
- 18 Juli 2026 11:15 WITA
Notifedia.com, PAREPARE – Semangat kreativitas, persaudaraan, dan kebersamaan anak muda kembali hadir melalui Antween Fest Last Memories 2026: Tribute To R-Ween JR yang akan digelar pada Minggu, 26 Juli 2026 di Taman Mattirotasi, Kota Parepare. Festival yang diinisiasi oleh Pasukan 15 ini dipastikan menjadi salah satu agenda paling dinantikan masyarakat. Beragam kegiatan menarik telah disiapkan […]

Saat ini belum ada komentar