Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Notifedia
    • Home
    • Regional
    • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Politik
    • Opini
    • Video
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Notifedia
    Home»Hukum & Kriminal»Aliansi Masyarakat Parepare Segel Indomaret Nurussamawati, Tenri Wara: Penegakan Perda Jangan Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas
    Hukum & Kriminal

    Aliansi Masyarakat Parepare Segel Indomaret Nurussamawati, Tenri Wara: Penegakan Perda Jangan Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas

    notifediaBy notifediaJuli 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Notifedia.com, PAREPARE – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat Kota Parepare (AMP), Senin (13/7/2026), berujung pada aksi simbolis penyegelan salah satu gerai Indomaret di Jalan Nurussamawati, Kota Parepare.

    Tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan lemahnya penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2017 tentang penataan pasar semi modern dan ritel modern.

    Sebelum melakukan penyegelan simbolis, massa aksi menyampaikan aspirasi di kantor Satpol PP Kota Parepare dan akan berlanjut ke Kantor Wali Kota Parepare, DPRD Kota Parepare.

    Koordinator Lapangan (Korlap) AMP, Tenri Wara, menegaskan bahwa penyegelan tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintah Kota Parepare yang dinilai tidak konsisten dalam menegakkan Perda.

    “Penyegelan Indomaret di Jalan Nurussamawati ini merupakan buntut dari penegakan Perda Nomor 10 Tahun 2017 yang kami nilai tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pemerintah daerah, khususnya Satpol PP, diduga tidak menjalankan fungsinya sesuai aturan.
    Penegakan Perda justru lebih tajam kepada UMKM kecil, sementara terhadap ritel modern terkesan tidak tegas,” ujar

    Tenri Wara di hadapan massa aksi.
    Menurutnya, Aliansi Masyarakat Parepare tidak menolak investasi, namun menginginkan adanya perlakuan yang sama di hadapan hukum bagi seluruh pelaku usaha.

    Ia menilai kondisi tersebut telah menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat. Karena itu, AMP mengambil langkah penyegelan secara simbolis sebagai bentuk penyampaian aspirasi agar pemerintah segera mengevaluasi kebijakan penataan ritel modern di Kota Parepare.

    “Kekecewaan kami terhadap pemerintah daerah karena penegakan Perda terkesan tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kalau UMKM cepat ditindak, maka seharusnya aturan yang sama juga diberlakukan terhadap pelaku usaha besar apabila ditemukan pelanggaran,” tegasnya.

    Tenri Wara juga menyoroti adanya rencana penambahan sekitar 30 gerai ritel modern sebagaimana diatur dalam kebijakan yang berkaitan dengan Perwali Tahun 2024. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dikaji ulang mengingat jumlah ritel modern di Parepare saat ini telah mencapai sekitar 42 gerai.

    “Jumlah ritel modern yang ada sekarang sudah sangat banyak. Sementara luas wilayah dan jumlah penduduk Kota Parepare tidak sebanding dengan kuota ritel yang terus bertambah. Kami khawatir kondisi ini akan semakin menggerus keberlangsungan UMKM, toko kelontong, dan usaha rakyat,” katanya.

    Melalui aksi tersebut, AMP mendesak Pemerintah Kota Parepare, Satpol PP, dan DPRD Kota Parepare segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan penataan ritel modern, menegakkan Perda secara adil tanpa tebang pilih, serta memastikan perlindungan terhadap UMKM sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat.

    Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berakhir setelah massa menyampaikan tuntutan serta melakukan penyegelan simbolis di gerai Indomaret sebagai bentuk protes atas dugaan ketimpangan penegakan aturan.

    Aksi anjuk rasa Indomaret Kota parepare perda segel
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    notifedia
    • Website
    • Instagram

    Related Posts

    Emosi Memuncak Saat Rekonstruksi, Keluarga Korban Penikaman Tikala Nyaris Kejar Pelaku

    Agustus 10, 2026

    Polres Sidrap dan Brimob Bantu Petani, Selamatkan Sawah dari Ancaman Gagal Panen

    Agustus 10, 2026

    Tiket di PELNI Parepare Dipertanyakan, Warga Mengaku Dipersulit dan Soroti Harga Travel

    Agustus 10, 2026

    Comments are closed.

    Arsip
    • Agustus 2026
    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    Arsip
    • Agustus 2026
    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.