Notifedia.com, PAREPARE – Polemik terkait informasi dugaan perpindahan barang sitaan yang sebelumnya disebut tersimpan di gudang Bea Cukai Parepare masih menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
Sejumlah warga mengaku mempertanyakan keberadaan barang yang sebelumnya diinformasikan masuk ke area gudang penyimpanan. Menurut informasi yang beredar di lingkungan sekitar gudang, barang tersebut disebut-sebut tidak lagi berada di lokasi sebagaimana sebelumnya.
“Informasi yang berkembang di masyarakat seperti itu. Makanya masyarakat bertanya-tanya dan berharap ada penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga di sekitar gudang penyimpanan Bea Cukai Parepare menyebutkan bahwa beberapa waktu lalu terdapat aktivitas bongkar muat barang yang diduga berkaitan dengan hasil sitaan. Jum’at, (5/6/26).
Menurut keterangan warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, barang tersebut awalnya dibawa masuk ke area gudang menggunakan sebuah mobil truk. Namun, beberapa hari kemudian, warga mengaku melihat adanya aktivitas pengeluaran barang dari lokasi tersebut.
“Waktu itu kami lihat ada truk yang masuk membawa barang ke dalam gudang. Beberapa hari setelahnya, ada dua kendaraan yang keluar membawa muatan. Salah satunya yang saya lihat ada tulisan ‘Customs’ pada kendaraan tersebut,” ujar seorang warga.
Sorotan juga datang dari kalangan media yang berupaya melakukan konfirmasi terkait isu tersebut. Sejumlah jurnalis mengaku telah mencoba menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi, namun hingga saat ini belum memperoleh penjelasan yang dianggap memadai.
Menurut sejumlah awak media, keterbukaan informasi dinilai penting untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Terlebih, isu yang beredar berkaitan dengan barang sitaan hasil penindakan yang menjadi perhatian publik.
“Kalau memang barang tersebut masih ada dan seluruh prosedur telah dijalankan sesuai aturan, tentu akan lebih baik jika dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat. Dengan begitu, informasi yang simpang siur dapat diluruskan,” ungkap salah seorang jurnalis.
Warga juga menilai bahwa transparansi diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara. Mereka berharap pihak Bea Cukai Parepare dapat memberikan penjelasan resmi mengenai status barang yang menjadi perbincangan tersebut.
Karena itu, masyarakat berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi agar polemik yang berkembang tidak semakin meluas dan menimbulkan berbagai asumsi di ruang publik.
Media ini masih berupaya menghubungi pihak Bea Cukai Parepare guna memperoleh penjelasan dan konfirmasi resmi terkait informasi yang beredar di masyarakat.

