Beranda » Hukum & Kriminal » Program Prioritas Pemkot Parepare Rumah Impian Jadi Keluhan Warga

Program Prioritas Pemkot Parepare Rumah Impian Jadi Keluhan Warga

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Notifedia, Parepare – Program Rumah Impian yang menjadi prioritas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mendapat keluhan warga.

Rata-rata Warga penerima Program Rumah Impian mengeluh karena keterlambatan pengerjaannya.

Salah seorang warga yang mengeluh Laba, mengatakan sebelum pengerjaan di mulai pihak rekanan dan dari pihak Dinas Perkimtan meminta agar rumah warga penerima Program Rumah Impian dikosongkan dan dibongkar dalam kurun waktu dua hari.

“Iye, kami diburu-buru untuk bongkar rumah, dikasih waktu dua hari, katanya sudah mau dikerja. Tapi lamami sudah dibongkar, rumah juga belum dikerjakan,” ungkapnya, saat ditemui di lokasi pembangunan rumah impian.

Setelah mulai dikerjakan, rumah impian yang dibangun terkesan tidak serius. Kadang dikerja dan kadang juga tidak dikerja, sehingga pengerjaan bangunannya terlambat.

Alasan keterlambatan pengerjaan, lanjut dia, karena bahan bangunan yang tidak ada, dan tukang yang kadang tidak masuk bekerja.

“Sampai sekarang ini belum selesai, bahan bangunan masih kurang, misalnya hebel kurang sekitar 70-90 biji, ditambah atap juga belum terpasang,” jelasnya.

“Selama 2 bulan terakhir ini, sejak rumah dibongkar hingga sekarang, kami sekeluarga menumpang di kolom rumah milik tetangga, kami pakai bahan-bahan bekas untuk jadi dinding agar lebih nyaman beristirahat,” kata dia

Kabid Perumahan Dinas Perkimtan Parepare, Andi Hasbullah mengatakan, untuk tahun anggaran 2022, sebanyak 50 rumah impian yang akan direalisasi dengan nilai kontrak yang dimenangkan CV. Agrima sekitar Rp3,7 miliar.

“Kalau tidak salah, pengerjaannya rumah impian dimulai 6 Desember dan selesai pada 31 Desember 2022. Namun karena ada keterlambatan pengerjaan, sehingga diberikan kesempatan untuk menyelesaikan,” ungkapnya.

“Namun sepanjang belum selesai hingga 100 persen, maka kita tetap membebankan denda 1:1.000 dari sisa pengerjaan yang belum selesai. Sampai sekarang progres pengerjaannya sudah 75-80 persen. Untuk nilai dari setiap rumah impian sebesar Rp75 juta per unit,” tandas Hasbullah.

Sementara Pelaksana pengadaan rumah impian, Anas Cabu, yang dikonfirmasi membenarkan terkait keterlambatan pengerjaan program prioritas Wali Kota Parepare (Taufan Pawe) tersebut.”Iya, memang terjadi keterlambatan, karena kondisi material yang terkendala dan tukang,” ungkapnya.

Komentar (17544)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

Unhas Kembangkan Semen dari Limbah Pertanian, Sekam Padi dan Tongkol Jagung Jadi Bahan Utama

Unhas Kembangkan Semen dari Limbah Pertanian, Sekam Padi dan Tongkol Jagung Jadi Bahan Utama

  • 15 Oktober 2026 15:40 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE– Inovasi pemanfaatan limbah pertanian menjadi material konstruksi dikembangkan oleh tim peneliti Universitas Hasanuddin (Unhas). Melalui penelitian semen komposit bernama Siseli, limbah sekam padi, tongkol jagung, dan serbuk kayu diolah menjadi bahan pengikat alternatif yang berpotensi digunakan dalam pembangunan infrastruktur. Inovasi tersebut diperkenalkan melalui kegiatan diseminasi yang berlangsung pada Kamis (15/10/2026), di Pudde’e, Kelurahan […]

Penimbunan Lahan Perumahan Subsidi di Bukit Harapan Disorot, Dikhawatirkan Ganggu Aliran Sungai

Penimbunan Lahan Perumahan Subsidi di Bukit Harapan Disorot, Dikhawatirkan Ganggu Aliran Sungai

  • 9 September 2026 11:24 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Aktivitas penimbunan lahan yang diperuntukkan bagi pembangunan perumahan subsidi di wilayah Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, mendapat sorotan. Rabu, 9/9/26. Penimbunan tersebut disinyalir berpotensi memengaruhi jalur aliran sungai yang berada di sekitar lokasi dan dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko banjir apabila tidak ditangani dengan sistem pengamanan lingkungan yang memadai. Lokasi yang […]

Kejari Parepare Musnakan Barang Bukti, Kasus Narkotika Jadi Perkara Dominan:  Putusan Seumur Hidup

Kejari Parepare Musnakan Barang Bukti, Kasus Narkotika Jadi Perkara Dominan: Putusan Seumur Hidup

  • 31 Agustus 2026 11:33 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE, — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare kembali melaksanakan pemusnahan barang bukti yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau inkrah. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kejari Kota Parepare, Senin (31/8/2026). Pemusnahan ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan Kejari Parepare sepanjang tahun 2026. Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari sejumlah perkara yang telah berkekuatan hukum […]

Wali Kota Parepare Tekankan Pentingnya Kompetensi di Tengah Persaingan Dunia Kerja

Wali Kota Parepare Tekankan Pentingnya Kompetensi di Tengah Persaingan Dunia Kerja

  • 3 September 2026 20:46 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menekankan bahwa kesuksesan tidak datang begitu saja, melainkan dapat diraih melalui usaha, kerja keras, serta niat yang tulus. Hal tersebut disampaikan Tasming Hamid saat menghadiri sekaligus membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi di Auditorium BJ Habibie, Kota Parepare, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta. “Sukses itu tergantung dari […]

Buka Edukasi Keuangan OJK, Wali Kota Parepare Tasming Hamid Ajak Warga Kelola Keuangan secara Bijak

Buka Edukasi Keuangan OJK, Wali Kota Parepare Tasming Hamid Ajak Warga Kelola Keuangan secara Bijak

  • 6 Agustus 2026 10:32 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengapresiasi penyelenggaraan Edukasi Keuangan kepada Masyarakat Kota Parepare yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Bank Mandiri dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan […]

Kabar Baik! RSUD Andi Makkasau Parepare Kini Punya Layanan Cath Lab BPJS untuk Pasien Jantung

Kabar Baik! RSUD Andi Makkasau Parepare Kini Punya Layanan Cath Lab BPJS untuk Pasien Jantung

  • 13 Juli 2026 12:46 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, Parepare – RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi menghadirkan layanan kateterisasi jantung (Cath Lab) yang dijamin oleh BPJS Kesehatan. Kehadiran fasilitas medis canggih ini diharapkan menjadi solusi cepat bagi penderita penyakit jantung di wilayah Ajatappareng dan sekitarnya agar tidak perlu lagi dirujuk ke Makassar. Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memberikan apresiasi […]

KLARIFIKASI PENGAWAS SPBU 74.911.53 KILOMETER 3 PAREPARE TERKAIT INSIDEN ANTREAN PENGISIAN BBM

KLARIFIKASI PENGAWAS SPBU 74.911.53 KILOMETER 3 PAREPARE TERKAIT INSIDEN ANTREAN PENGISIAN BBM

  • 25 Juni 2026 12:10 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Pengawas SPBU 74.911.53 Jalan Jenderal Ahmad Yani Kilometer 3 Kota Parepare, Ibu Ani, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai dugaan insiden di area SPBU pada Rabu (24/6/2026). Menurut Ibu Ani melalui telpon yang di hubungi oleh jurnalis Notifedia mengatakan peristiwa tersebut berawal saat stok BBM yang tersedia di SPBU dalam kondisi […]

Penasihat Menteri Kelautan dan Wali Kota Parepare Kunjungi Kampung Nelayan Cempae

Penasihat Menteri Kelautan dan Wali Kota Parepare Kunjungi Kampung Nelayan Cempae

  • 29 September 2026 21:22 WITA
  • notifedia

Notifedia.com, PAREPARE – Warga nelayan di kawasan Kampung Nelayan atau Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Cempae, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mengaku bersyukur atas perhatian Pemerintah Kota Parepare (Pemkot Parepare) terhadap masyarakat pesisir. Apresiasi tersebut disampaikan warga saat Wali Kota Parepare Tasming Hamid bersama Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Paonganan, S.Si., mengunjungi kawasan Kampung Nelayan Cempae, […]

×
×